FF//BACK//SQUELL OFF I NEED U//YOONMIN//YAOI//PG 15//SAD, ROMANCE//ONE SHOOT



Tittle : Back (Squal of I Need U)

Author : littleyoonra

Cast :
Min Yoon Gi
Park Ji Min
Cho Hyun Ra

Supp. Cast :
Kim Seok Jin
Kim Nam Joon
Jung Ho seok
Kim Tae Hyung
Park Min Ji
Other Cast

Genre : Sad Romance

Rating : Yaoi, boyxboy

Disclaimer :
FF ini milik saya. Murni dari pikiran saya. Jika ada kesamaan apapun itu, hanya kebetulan semata and NO PLAGIAT MY FF. DONT LIKE DONT READ AND GOING HAHAHA

Summary :
I’ll be waiting right here, right where I was left behind,
with your back turned on me, I say save me.

Sinopsis:
Aku melihat kembali pada setiap kenangan kita yang tidak mudah terlupakan
Seperti musim yang silih berganti.
Aku akan memilikimu di genggamanku sekali lagi

Warning : Typo bertebaran~

HAPPY READING~

hyung, ini susunya” Jimin meletakan susu buatannya disamping laptop Yoongi
terimakasih” Yoongi menoleh tersenyum kearah Jimin dan meminum sedikit susunya.
kau masih lama?” Jimin bertanya sambil duduk disamping Yoongi dan meletakan kepala Jimin dibahu Yoongi
hmm sebentar lagi. Jika kau bosan, pergilah keluar bersama Taehyung” Yoongi kembali tersenyum sambil mengacak pelan rambut Jimin
tidak” Jimin menggelengkan kepalanya “ aku hanya ingin bersamamu hyung”
baiklah, tunggu sebentar lagi ne” Jimin mengangguk dan Yoongi kembali menyelesaikan tugasnya.

1 jam kemudian

ahhh selesai juga” Yoongi meregangkan badannya setelah dia menyelesaikan tugasnya. Yoongi bangun dari duduknya dan mencari Jimin.
Jim .. “ Yoongi menghentikan suaranya saat melihat sosok Jimin tertidur pulas di sofa kamarnya. Yoongi menghampiri Jimin dan jongkook tepat didepan wajah Jimin.
Setelah kejadian Jimin yang memilih Yoongi untuk menjadi pasangan hidupnya, Yoongi mengatakan pada eomma dan appanya bahwa mereka akan tinggal di apartement milik Yoongi. Jadi, sekarang mereka dalam satu atap hanya berdua.
Yoongi terus menatap wajah manis Jimin yang masih tertidur pulas sambil tersenyum bahagia. Dia benar – benar tak menyangka jika Jimin juga memiliki perasaan yang sama dengannya.

TING TONG (anggep aja bel)

Yoongi yang mendengarkan belnya berbunyi langsung meninggalkan Jimin menuju pintu utama untuk menyambut tamu yang datang.
siang hyung” setelah Yoongi membuka pintunya, nampaklah wajah Jungkook disana
ahh siang Jungkookie, masuklah” Yoongi mempersilahkan Jungkook untuk masuk. Baiklah, setelah kejadian Jimin memilih Yoongi, Jungkook memilih berteman dengan Jimin dan Jungkook yang mendapatkan sambutan hangat dari keduanya.
Jungkook memasuki apartement Yoongi
Jimin kemana hyung?”
dia sedang tidur”
hmm tumben sekali”
yaa dia terlalu lama menungguku selesai mengerjakan tugas, jadi tertidur. Padahal aku sudah menyuruhnya maen keluar bersama Taehyung, tapi dia bersikeras ingin menemaniku saja” Jungkook mengangguk – angguk kepalanya mengerti penjelasan Yoongi “ kau mau minum apa?” lanjut Yoongi
hmm aku air putih dingin saja hyung” jawab Jungkook
Yoongi menuju dapur untuk mengambilkan air dingin, namun langkahnya terhenti saat dia melewati kamarnya. Dia melihat Jimin masih terlelap di sofanya. Yoongi masuk kedalam kamarnya dan menggedong Jimin untuk dipindahkan tidur dikasurnya. Saat Jimin berada digendongan Yoongi, terlihat Jimin menyamankan tidurnya dengan cara mengerak – gerakkan kepalanya mencari dada bidang Yoongi untuk ia tidurin. Saat Yoongi berhasil membaringakn Jimin diatas kasurnya, Yoongipun menyelimutinya dan pergi. Namun saat ia pergi, tangannya ditahan oleh Jimin
hyung jangan pergi” Yoongi menoleh dan tersenyum kearah Jimin
hyung hanya pergi kedepan untuk menemani Jungkook ne. Jadi kau tak perlu takut hyung meninggalkanmu” jelas Yoongi. Setelah mendengarkan penjelasan Yoongi, Jimin melepas genggaman Yoongi dan Yoongipun berjalan kearah dapur untuk mengambil air untuk Jungkook.
maaf menunggu lama Jungkook” seru Yoongi saat sudah kembali ke ruang tamu
ahhh gwaenchana hyung” jawab Jungkook tersenyum
oh ne, ada apa kau kemari?”
hmmm tidak ada, tadinya mau mengajak Jimin hyung jalan – jalan, tapi dia tidur”
yampun kau telat datang Jungkook”
ne aku tau hyung. Lalu apa yang akan kita lakukan sekarang?”
***
ck. Bisa bisanya dia memberitahuku setelah dia pergi” Yoongi berdecak kesal saat mendapatkan Line permohonan maaf Jimin.
hyung maaf, aku sudah pergi ke toko buku bersama taehyung. Jadi kau pulang sendiri dulu ne. Aku akan langsung pulang kerumah, jadi tak usah menjemputku’
Yoongi tidak tau kenapa hari ini Yoongi benar – benar mengkhawatirkan Jimin.
***
Jimin aku akan kepojok sana, kau mau kemana?” tanya Taehyung
aku kearah kanan saja” jawab Jimin
baiklah, kita akan bertemu di kasir 10 menit lagi ne” Taehyung berlalu dari hadapan Jimin, begitupun Jimin yang langsung menuju rak buku yang ia inginkan. Saat sedang serius mencari bukunya dan dia menemukannya, Jimin langsung menggapai buku tersebut. Namun ternyata ada tangan lain yang mengincar buku tersebut dan sekarang mata mereka sedang bertemu tatap
Jimin-ah” suara wanita adalah suara yang keluar setelah sekian lama mereka bertatapan
ahhh maaf, kau mengenalku?” Jimin yang sedikit bingung langsung bertanya pada sanga yeoja
tentu saja aku mengenalmu. Kau lupa aku? Aku Cho Hyun Ra. Teman masa kecilmu Jimin” seketika Jimin kaget mendengar penuturan sang yeoja
Hyunra? Benarkan ini dirimu?” sang yeoja yang ditanya hanya menganggukan kepalanya membenarkan ucapan Jimin. “ oh tuhan kau berubah. Kau sudah besar” lanjut Jimin
ne, kau juga Jimin. Kau besar dan juga tampan”
ahhhh kau bisa saja Hyunra”
haha sungguh Jimin. Kau sangat tampan, dari kecil kau memang sudah mengambil hatiku karena ketampananmu” Jimin tak bergeming. Dia hanya tersenyum tipis. Jimin sedang dibuat bingung oleh perasaannya “ oh ya kau tinggal dimana?” lanjut Hyun Ra
aku .. “ tiba – tiba saja handphone Jimin berbunyi “ yeob .. “
yakkk kau dimana Jimin? Ini sudah 12 menit dan kau tak kunjung kembali”
ahhh maafkan aku, aku akan segera kesana” Jimin menutup telponya dan kembali melihat kearah Hyunra.
aku harus pergi”
ahhh baiklah, sebentar” Hyunra mengambil sesuatu dari dalam tasnya “ ini kartu namaku. Jangan lupa menghubungiku nde” Jimin mengambil kartu namanya
terimakasih Hyun, aku akan segera menghubungimu. Bye” dan Jiminpun berlalu dihadapan Hyunra.
***
Jimin membuka pintu apart dan masuk kedalam apartnya
aku pulang~” teriak Jimin
Yoongi yang sedang tertidur langsung terbangun saat mendengar teriakan kepulangan Jimin dan menghampiri Jimin
kau darimana saja jam segini baru pulang?”
m .. mwo? Aku hanya keluar 1 jam hyung, tak lama”
tak ada alasan, mulai besok kau tak boleh keluar tanpa diriku” Yoongi pergi sebelum Jimin melayangkan protes
aish, kenapa dia? Datang bulan? Kenapa marah – marah tidak jelas” gerutu Jimin “ ah lebih baik aku menghubungi Hyunra” lanjut Jimin sambil mengambil handphonenya dan kartu nama Hyunra
***
Yoongi tidak main – main dengan ucapannya 1 minggu yang lalu. Buktinya, sekarang Jimin sedang bosan menunggu sang kekasih sedang mengerjakan tugasnya bersama Jin yang ditemani dengan kekasihnya.
Jimin, ini minumlah” Namjon memberikan kaleng minuman kepada Jimin
terimakasih hyung” Jimin tersenyum dan mengambil minuman yang diberikan Namjon padanya lalu membuka dan meminumnya
kau terlihat bosan”
ahhh tidak, aku tidak bosan” Jimin mencoba menyembunyikan kebosanannya dengan mencoba riang menjawab pertanyaan Namjoon agar Yoongi tak memarahinya
jika kau bosan, Jin hyung punya PS di kamarnya. Kau dan Namjoon bermainlah” Yoongi yang mengetahui Jimin berbohong langsung memberikan solusi walau matanya tetap fokus ke laptopnya.
Jimin dan Namjoon menuju kamar Jin dan bermain PS disana, dan sekarang tinggal Jin dan Yoongi
Yoongi-ah” panggil Jin
ne?”
apa kau tak keterlaluan padanya?”
Pertanyaan Jin berhasil membuatnya menghentikan mengerjakan tugasnya.
ini sudah 1 minggu dia bersamamu. Aku rasa dia juga ingin bermain bersama teman – temannya”
hyung .. entah mengapa, aku merasakan akan tejadi sesuatu buruk padanya. Maka dari itu aku ingin dia berada disampingku dan sebaliknya”
Yoongi. Kau tau, aku juga dulu sama sepertimu. Tapi kau lihat? Bahkan aku dan Namjoon masih bersama sampai sekarang. Dengar Yoongi, jangan sampai kau membuat bosan kekasihmu. Karena itu akan membuat dia berpaling darimu”
***
Yoongi mengambil handphonenya karena sedaritadi terus bergetar
yeobseo”
hyung .. “
ne Tae, wae?”
aku .. hmm aku .. “
yakk berbicaralah yang jelas”
hyung, aku harus kerja kelompok bersama Jimin dan teman – teman yang lain, jadi aku meminta padamu agar tidak menemani Jimin. Karena itu akan membuat kita .. “
tapi aku kan tidak melakukan apapun. Hanya menunggunya diluar”
tapi hyung .. “
baiklah, jaga Jimin baik – baik ne. Terimakasih”
Yoongi mematikan telponya. Sebenarnya Yoongi merasa keberatan saat Taehyung memintanya untuk tidak bertemu Jimin atau menunggunya. Tapi setelah mendengar penuturan Jin 1 minggu lalu, Yoongi merubah semua pemikiran buruknya dan mencoba kembali membebaskan Jiminnya walau dia masih merasa tidak nyaman dengan hatinya
***
Sudah jam9 malam namun Jimin tak kunjung datang juga dan telpon Taehyungpun tak diangkat. Akhirnya Yoongi mengambil kunci mobilnya dan melajukan mobilnya menuju apart Taehyung.
Sesampainya didepan pintu apart Taehyung, Yoongi langsung menekan belnya dengan tidak sabaran dan tak lama pintu itupun terbuka
eoh hyung, kau datang juga. Ja masuk” Jungkook menarik lengan Yoongi untuk masuk kedalam. Pemikiran Yoongi kembali dipenuhi dengan keanehan. Ada apa di apart Taehyung? Pesta? Siapa yang membuat dan untuk apa?
hay Yoongi hyung, kau datang juga?” Taehyung sang pemilik rumah menyambutnya “ hmm dimana Jimin?” Taehyung yang tak melihat Jimin berada disamping Yoongi kembali bertanya dan saat itu puncak amarah Yoongi memuncak

BUK

Satu pukulan keras berhasil mendarat di pipi Taehyung
HYUNG “ semua berteriak, ada yang menolong Taehyung adapula yang menahan Yoongi
apa maksudmu bodoh? Kau tau, Jimin belum sampai rumah dan tanpa dosa kau menanyakan Jimin padaku?”
Taehyung terdiam saat mendengar penuturan Yoongi. Taheyung benar – benar tak tau jika Jimin belum pulang sampai jam segini
cepat katakan padaku dimana Jimin sebelum aku membunuhmu”

FLASHBACK

ayolah Tae, bantu aku. Aku janji ini hanya yang pertama dan terakhir”
tidak, aku tak mau”
Tae kau tega padaku? Aku sudah lama tak bertemu dengannya. Tapi saat aku bertemu dengannya, Yoongi hyung malah membuat peraturan aneh yang aku juga tak tau penyebabnhya. Padahal aku sangat merindukannya” Jimin mempoutkan bibirnya dan terlinang matanya berkaca. Taehyung yang tak tega akhirnya mengiyakan permintaan Jimin
baiklah, aku akan membantmu”
benarkah? Huwaaa terimakasih Taehyung”
tapi kau tak boleh pulang malam – malam. Jam 5 harus sudah berada dirumah, arra”
ne, arraso Taehyung-ah”

FLASHBACK END

BRUK

Yoongi menendang meja kayu didepannya. Dia benar – benar bingung harus menyalahkan siapa. Jimin atau dirinya? Dan tiba – tiba handphone Yoongi bergetar. Yoongi dengan tergesa mengambil handphoennya dan menatap layar handphonenya. Betapa bahagianya Yoongi saat Jimin lah yang menelponnya
Jimin-ah kau dimana?” Yoongi tak mengucapkan hallo karena sedang bercampur khawatir. Namun tak ada jawaban dari sana
Jimin .. kau baik – baik saja?” saat itu semua teman – temannya menatap Yoongi khawatir saat paras Yoongi berubah menjadi takut
Jimin jawab aku kau dimana?”
.. hyung .. “ suara lirih Jimin terdengar ditelinga Yoongi
Jimin, cepat katakan padaku ada apa dengan dirimu?”
.. hyung jangan menjemputku .. PLAK.. ARRGGGGHHHHH”
JIMIN!”
***
Jimin membuka matanya perlahan. Dia benar – benar merasakan pusing dikepalanya dan tak bisa menggerakan badannya sama sekali. Semua terasa sakit untuk bergerak. Setelah mata Jimin terbuka sempurna, betapa kagetnya dia berada di sebuah ruangan kumuh, kotor tak layak untuk disebut sebuah ruangan, bahkan gudangpun masih bersih daripada ruangan ini. Dan yang membuat Jimin terkaget lagi adalah bahwa dirinya sekarang sedang duduk diatas sebuah kursi kayu dengan tangan, kaki dan bagian badan diikat sangat kuat. Jangan lupakan mulutnya yang ditutup lakban hitam sehingga Jimin tak dapat berbicara sedari tadi.
Keringat terus bercucuran dan wajah khawatir dan juga takut menjadi satu diwajah imut milik seorang Park Ji Min.
Terdengar samar – samar oleh telingan Jimin ada sebuah langkah yang semakin lama semakin jelas. Pintupun terbuka dan menunjukan sosok seorang yang sangat Jimin kenal. Orang yang baru ditemuinya beberapa jam yang lalu.
kau sudah bangun Jimin?” Jimin hanya menatap Hyun Ra untuk menjawab pertanyaannya “ oh aku minta maaf, aku lupa jika kau dibungkam” seketika Hyun Ra langsung melepas lakban hitam yang menutup mulut Jimin
Hyun Ra, apa yang kau lakukan?” sungguh Jimin bingun dengan apa yang terjadi padanya
apa yang aku lakukan? Aku hanya melakukan apa yang menurutku benar” jawab Hyun Ra
benar? Kau bilang ini benar? Apa yang terjadi padamu Hyun Ra?”
Apa yang terjadi padaku?” seketika Hyun Ra menatap tajam wajah Jimin “ kau ingat 17 tahun yang lalu tuan Park?”

FLASHBACK

dasar anak nakal, tidak pernah mendengar ucapan eommamu. Kau ingin dihukum hah?” seketika sang eomma mengambil sapu dan memukuli bokong sang anak
arrgghhh ampun eomma hiks .. sakit .. hiks .. “
sakit? Biar kau rasakan akibatnya”
ahjumma berhenti. Hyun Ra tak salah, yang salah itu aku. Aku yang memintanya untuk mengambil burger itu”
kau, jadi kau yang membuat anak ku nakal? Akan kuhukum kau”
***
apa ini sakit?”
tidak aww .. kumohon pelan pelan”
maaf “ Hyun Ra terus mengobati luka lebam disetiap tubuh Jimin untuk mengurangi rasa sakitnya
harusnya kau tak melakukan ini Jimin-ah”
tak apa. Kau ini perempuan. Aku tak bisa melihat seorang perempuan disiksa. Itu tidak pantas”
tapi aku yang mencuri, aku patut untuk dihukum .. “
dengarkan aku, selama aku berada disampingmu, kau akan aman”
Jimin-ah, apa kau mau berjanji padaku?”
tentu. Apapun akan aku lakukan”
berjanjilah terus bersamaku Park Ji Min”
aku berjanji Hyun Ra. Park Ji Min akan selalu berada disamping Cho Hyun Ra”

FLASHBACK END

seketika airmata jatuh dikedua pipi Hyun Ra
kau tau, 15 tahun aku mencarimu. Dan kau tak kunjung datang. Aku sakit Jimin. Aku hancur. Apa aku harus mengungkapkan ini agar kau mengerti?” Hyun Ra membanting gelas yang sedari tadi ia pegang dan terduduk dikursi yang berhadapan dengan Jimin.
Hyun Ra, maaf .. “
maaf kau bilang? Kau pikir lukaku akan cepat sembuh setelah aku tau kau sudah ada yang memiliki? Maaf saja tidak cuku Park Ji Min” Hyun Ra menatap tajam manik hitam milik Jimin
a .. apa maumu?” Jimin menjawab dengan gugup
tepat. Pertanyaanmu sangat tepat Jimin. Aku menemukan handphonemu” Hyun Ra mengambil handphone Jimin yang dia letakan disebuah meja tak jauh dari mereka “ sengaja aku matikan karena handphonemu terus bergdering meminta untuk telponya diangkat. Kau tau siapa yang telpon?”
Jimin, tubuhnya menjadi kaku saat mendengar telponnya terus berbunyi. Jimin tau siapa yang terus menghubunginya, Min Yoon Gi.
' hyung maaf, aku harusnya mendengarkan ucapanmu'
seketika airmatanya mengalir begitu saja. Dan Hyun Ra tersenyum penuh kemenangan
aku ingin kau menelepon kekasihmu dan memintanya untuk datang ke tempat terakhir hidupnya” seringaian kemenangan terlihat dibibir Hyun Ra.
apa maksudmu?”
hmm sepertinya aku harus memberitahumu. Kita sekarang ada disebuah gedung yang sangat sangat jauh dari kota. Disetiap pintu diruangan ini, sudah aku bayar seorang pembunuh bayaran. Aku hanya ingin tau seberapa besar pengorbanannya untukmu”
kau!” mendengar penuturan Hyun Ra, membuat Jimin sungguh gerah dan ingin sekali menghajarnya
kenapa denganku?”
kau salah besar Hyun Ra, aku tak akan pernah memintanya untuk menjemputku”
benarkah? Jika aku yang bicara, apa dia masih akan bersantai? Aku rasa dia sudah snagat mengkhawatirkanmu. Lihatlah, 20 pesan lebih untukmu hanya dari seorang Yoongi. Jadi, bertindaklah sebelum aku bertindak Jimin”
Hyun Ra sudah menekan tombol dial dan tersambung ke nomor Yoongi
tut .. tut .. tut .. “ Hyun Ra menekan tombol load speaker lalu memberikannya kedekat Jimin “ suruh dia datang kemari Jimin”
Jimin-ah kau dimana?” Jimin terdiam saat mendengar suara Yoongi
Jimin .. kau baik – baik saja?” sekali lagi Jimin mendengar suara khawatir Yoongi lalu menatap kearah Hyun Ra
' haruskah aku melakukan ini? Aku tak ini membebanimu hyung. Aku yang salah disini'
Jimin jawab aku kau dimana?”
hyung .. “ suara Jimin begitu terdengar lirih ditelinga Hyun Ra
Jimin, cepat katakan padaku ada apa dengan dirimu?”
.. hyung jangan menjemputku .. PLAK .. ARRGGGGHHHHH”
JIMIN!”
Hyun Ra merebut handphone ya setelah berhasil menampar Jimin
Jika kau ingin Jimin selamat, maka cepat datang kealamat yang sudah kukirimkan” Hyun Ra mematikan telponnya dan membanting handphone Jimin “ kau ingin bermain – main denganku Jimin? Baiklah, kau akan melihat mayat Yoongi didepanmu” Hyun Ra menatap tajam mata Jimin lalu pergi dari ruangan Jimin.
Jimin terus menangis menyesali perbuatan bodohnya. Dia benar – benar bodoh tidak menuruti apa perintah Yoongi
hyung hiks .. mianhae .. aku hiks sudah membuatmu terluka untuk kedua kalinya”
***
Yoongi sudah berada didepan sebuah gedung tua. Dia kembali mengecek handphonenya untuk memastikan apakah dia tidak salah alamat. Setelah yakin, Yoongi berjalan memasuki ruangan kosong tersebut.
JIMIN, DIMANA KAU?”

BUK

tiba – tiba seseorang memukul Yoongi dari belakang. Yoongi tersungkur ke lantai lalu bangkit untuk menatap siapa yang memukulinya.
dimana Jimin?” Yoongi bangun dan bertanya pada orang yang memukulinya.
dia dibelakangmu” suara lain terdengar tepat dibelakang Yoongi. Yoongi membalikan badannya dan mendapati seorang yeoja sedang bersama Jimin dengan pisau dileher Jimin
lepas .. BUK .. ARRRGGGHHHH” Yoongi kembali tersungkur ke lantai dan kali ini dengan darah mengalir dari bibirnya. Terukir seringaian kemendangan dibibir Hyun Ra.
kau ingin dia kembali? Bangunlah dan lawan namja yang ada dibelakangmu Min Yoon Gi” pernuturan Hyun Ra begitu bergema ditelinga Yoongi.
aku tak berurusan dengannya, tapi aku berurusan denganmu”

BUK

ARRRGGGHHHH” lagi, Yoongi mendapatkan pukulan lebih keras lagi
hentikan, kumohon hentikan. Hyun Ra, jangan pernah kau menyentuhnya. Bunuh saja aku” Jimin yang sudah tak tahan dengan perlakuan Hyun Ra akhirnya angkat bicara
benarkah? Baiklah jika itu permintaanmu” dengan seketika Hyun Ra menurunkan cepat pisaunya dan langsung menancapkan diperut Jimin
ARRGGHHHHH”
ANDWEEEE!” Yoongi berteriak keras saat melihat pisau menanjap diperut Jimin. Dia bangkit dan langsung menghampiri Hyun Ra
BEDEBAH, APA YANG KAU LAKUKAN HAH? KAU MEMBUNUH JIMIN? AKAN KU BUNUH KAU JALANG”
ARRGGGHHH LEPAS .. “

BUK

kembali Yoongi mendapat pukulan dan pukulan ini tak hanya sekali, tapi bertubi – tubi hingga membuat Yoongi benar – benar tak berdaya.

ANGKAT TANGAN KALIAN! LETAKAN SENJATA KALIAN DILANTAI! KALIAN SUDAH DIKEPUNG, JADI MENYERAHLAH” seketika semua menjadi sunyi saat segerombolan polisi datang memasuki gedung tua ini dan membuat Hyun Ra beserta rekannya menyerah
***
hyung, ayo cepat, kita hampir sampai”
ne Jimin”
Yoongi dan Jimin berjalan menaiki tangga menuju menara namsan tower. Setelah 1 bulan yang lalu, Jimin berjanji pada Yoongi akan terus berada disamping Yoongi dalam keadaan apapun. Dan Yoongi juga berjanji akan selalu menuruti semua kemaun Jimin selama itu baik menurut Yoongi. Sampai sudah di tempat yang mereka mau, lalu mereka mengambil sebuah gembok dan menulis nama mereka berdua lalu mengaitkan gembok tersebut ditempat yang masih kosong. Jimin dan Yoongi sama sama tertawa saat menyadari sifat kekanak – kanakan mereka. Ayolah, mereka bukan anak SMP yang percaya pada sebuah mitos. Tanpa mereka menyimpan nama mereka di gembok cinta, mereka tau bahawa mereka akan abadi selamanya.

THE END

finnaly, mian kalo ending ya agak aneh hehe

Komentar

Postingan Populer