FF//I NEED U//YOONMIN//YAOI//PG 15//SAD, ROMANCE//ONE SHOOT

Tittle : I Need U

Author : littleyoonra

Cast :
Min Yoon Gi
Park Ji Min
Jeon Jung Kook

Supp. Cast :
Kim Seok Jin
Kim Nam Joon
Jung Ho seok
Kim Tae Hyung
Other Cast

Genre : Sad Romance

Rating : Yaoi, boyxboy

Disclaimer :
FF ini milik saya. Murni dari pikiran saya. Jika ada kesamaan apapun itu, hanya kebetulan semata and NO PLAGIAT MY FF. DONT LIKE DONT READ AND GOING HAHAHA

Summary :
Blue sky and the sun shining , tears more clearly visible . Why is that you ? Why should you? and why I can not leave?

Sinopsis:
Karenamu aku hancur seperti ini
Aku ingin berhenti mengharapkanmu
Tapi aku tak bisa melakukannya, sial
Tolong jangan beri aku alasan lagi

Warning : Typo bertebaran~

HAPPY RADING~

Sudah hampir 30 menit Yoongi menunggu di depan Bandara Incheon, namun orang yang ditunggu – tunggu malah belum menampakkan wajahnya.
kemana anak itu” gerutu Yoongi sambil melirik sekilas jam yang melingkar ditangannya.
hyung!” seseorang berseru kearahnya. Yoongi yang merasa dipanggil langsung menoleh ke arah namja yang mengenakan kaos putih yang dibalut kemeja hitam putih dan juga topi yang digunakan terbalik yang berjalan kearahnya.
30 menit” seru Yoongi
ayolah hyung, aku baru pulang. Jangan kau memarahiku. Peluklah aku, memangnya kau tidak merindukanku?” jawab namja itu membela diri
haruskah aku memelukmu?” tanya Yoongi yang mendapatkan anggukan dari namja yang hanya beda 1 cm darinya
baiklah~” Yoongi mendekat dan tiba – tiba saja mengecup bibir tipis namja didepannya
h-hyung ... “ namja itu terus mengedip ngedipkan matanya tak percaya dengan apa yang terjadi padanya barusan.
cepat bawa barangmu. Eomma dan appa sudah menunggu” Yoongi pergi tanpa perasaan yang salah sedikitpun.
***
hyung”
hmm”
maksud kissmu tadi itu hmm apa?”
kau berkata kan jika aku merindukanmu aku boleh memelukmu?”
hmm lalu kenapa kau menciumku?”
aish itu artinya aku sangat merindukanmu paboya. Cepat turun kita sudah sampai rumah”
Yoongi keluar dari mobil lebih dulu setelah menyetir selama perjalan kurang lebih 1 jam. Yoongi membuka bagasi mobil dan menurunkan barang barang Jimin. Lalu kemana Jimin? Dia tentu saja langsung masuk kerumah dan bertemu dengan eomma dan appa
eomma, appa” teriak Jimin dan langsung memeluk sang eomma erat
omona, anak eomma sudah besar eoh”
eoh tentu eomma, aku bukan hanya belajar disana, tapi aku tidak lupa makan agar aku sehat dan bisa membahagiakan kalian berdua dan juga Yoongi hyung” jawab Jimin antusias yang mendapat gelengan senyum dari kedua orangtua angkatnya.
eomma tugasku sudah selesai dan aku harus pergi” Yoongi sedikit berteriak setelah selesai menurunkan semua barang Jimin
yakkk hyung tidak boleh kemana – mana hari ini. Hyung harus dirumah temani Jimin” saat Yoongi hendak pergi, dia membalikan badannya saat mendengarkan teriak cempreng milik Jimin.
mwo??? Ta- tapi ... “
tidak ada tapi tapian hyung. Kau harus membatalkan semua skedule mu hari ini”
***
banyak sekali barang bawaanmu eoh” gerutu Yoongi saat membantu Jimin membereskan barang – barang miliknya di kamar Jimin.
aku membeli barang barang ini dengan menyisihkan uang jajanku hyung. Makanya aku bawa semua” jawab Jimin “ oh iya aku juga membawa oleh oleh untuk kalian” lanjut Jimin sambil membongkar salah satu kopernya. Dan Yoongi? Dia hanya melihat Jimin yang sedang sibuk mencari sesuatu.
wahhhh ketemu. Untung tidak tertinggal” seru Jimin
apa itu?” tanya Yoongi saat Jimin memegang benda
hmm ini hadiah untukmu hyung”
pajangan menara eiffel?” Yoongi hanya melihat biasa pada pajangan tersebut
yakkkk itu bukan pajangan biasa hyung” seru Jimin sambil merebut kembali pajangan tersebut. “ kau lihat ini?” Jimin menunjukan salah satu garis bawah di pajangan tersebut dan terdapat huruf JY disana
JY?” Yoongi menaiki sebelah alisnya tak mengerti maksud dari huruf JY tersebut
ini artinya Jimin Yoongi, hyung” jawab Jimin sembari mepoutkan bibirnya. Sedangkan Yoongi? Dengan tiba – tiba dia merasakan pipinya memanas dan jantungnya berdetak dengan kencang
hyung, besok aku ingin kau menemaniku ke nami island ne” pinta Jimin.
***
Yoongi berlari meninggalkan eomma, appa dan juga Jimin menuju kamarnya dan menutup pintu kamarnya keras namun tak menguncinya. Entah dia lupa atau sengaja, yang jelas dia sekarang sudah berada diatas kasur dan didalam selimut biru miliknya.
biar aku saja eomma” Jimin menahan sang eomma saat sang eomma akan menyusul Yoongi.
baiklah, eomma tau kau lebih tau hyungmu”
Jimin berjalan kearah kamar Yoongi. Jimin memutar knop pintu kamar Yoongi. Ya, dia tau bahwa kamar Yoongi tidak dikunci. Jimin melihat sesuatu diatas kasur milik Yoongi. Sebuah gundukan dibalik selimut yang sudah pasti itu adalah Yoongi.
Jimin berjalan kearah kasur Yoongi dan duduk di samping ranjang tanpa ada niat untuk membuka selimut Yoongi
kau tau hyung, kadang kita harus melakukan hal yang tak ingin kita lakukan? Ya, bagaimanapun keadaannya kita harus menerima itu semuanya. Aku pergi hyung, tapi aku akan kembali. Aku berjanji saat sekolah menengahku sudah selesai, aku akan mengambil kuliah di tempatmu kuliah. Jadi tunggu aku tiga tahun lagi hyung”
***
3 TAHUN KEMUDIAN
Seperti tahun lalu, Yoongi sudah siap sejak 30 menit yang lalu. Dimana 30 menit yang lalu adalah jam kedatangan pesawat dari paris. Namun orang yang ditunggu tak muncul juga.
hyung?” seseorang dengan penamilan yang hampir sama dengan 3 taun lalu menghampiri Yoongi yang hanya fokus pada lantai dibawahnya.
Yoongi mengangkat kepalanya dan menatap namja yang memanggilnya hyung.
kau sudah datang” itulah yang Yoongi ucapkan saat melihat wajah imut Jimin
maaf aku telat” Jimin yang menyadari keterlambatan ya itu langsung meminta maaf pada Yoongi yang terlihat sudah kusut karna menunggu. Namun tiba – tiba saja Yoongi mencium Jimin
itu hukuman mu karna telat” kata Yoongi memulai perkataannya sebelum dia menerima ocehan dari Jimin. “ cepat kita pulang, eomma sudah menunggu” lanjutnya dan merekapun berjalan menuju mobil Yoongi.
***
Yoongi mengeluarkan barang – barang Jimin dari bagasi yang dibantu Jimin. Merekapun masuk bersama dengan membawa barang – barang Jimin yang disambut oleh eomma dan appa.
selamat datang kembali sayang” eomma memeluk Jimin setelah Jimin menaruh barang – barangnya terlebih dahulu dan bergantian memeluk sang appa. Lalu kemana Yoongi? Dia tentu saja sudah terlebih dahulu kekamar Jimin untuk membereskan barang – barang milik Jimin.
Jimin yang tau hal itu langsung membawa barang – barangnya ke kamarnya dan melihat Yoongi sudah membuka kopernya.
hyung ... “
aku sudah membatalkan jadwalku hari ini. Aku tidak ingin kau berteriak seperti taun kemarin”
Jimin tau betul bahwa Yoongi lah yang paling tidak setuju Jimin untuk meneruskan sekolahnya di paris. Tapi Jimin sangat senang melihat Yoongi yang masih mengingat kejadian taun lalu saat Jimin kembali ke Seoul.
terimakasih sudah mau menungguku hyung” Jimin menghapiri Yoongi lalu memeluknya. Yoongi hanya diam saja saat mendapatkan pelukan dari Jimin. Tak ada penolakan namun tak ia respon. Yoongi hanya memperlihatkan senyum tipisnya dan itu hanya 1 menit.
yaaa Jimin-ah, aku sedang membereskan barang – barangmu. Jangan menggangguku” Yoongi mendorong pelan pelukan Jimin. Jimin hanya tersenyum saat melihat sang hyung marah seperti itu. Jimin bilang jika Yoongi marah, maka Yoongi akan sangat lucu dimata Jimin.
baiklah hyung, akan aku bantu” seru Jimin semangat dan membuka koper yang lain untuk dibuka dan dia bereskan.
Saat Yoongi sedang asyik membereskan barang barang yang ada di koper Jimin, Yoongi melihat ada sebuah bingkai foto disana. Bingkai yang berwarna merah itu memperlihatkan Jimin menggendong seorang namja dan namja itu mencubit pipi Jimin. Jimin melihat kearah Yoongi lalu tersenyum dan menghampiri Yoongi.
dia namja ku hyung”
Entah apa yang Yoongi rasakan. Dia begitu lemah tak bertenaga saat mendengar penuturan Jimin.
kami bertemu di perpustakaan. Saat itu aku ingin mengambil buku, namun tak sampai. Akhirnya dia mengambilkan buku itu untuk ku. Dan semenjak itu kami sering berkomunikasi. Dia juniorku. Kami beda 2 tahun hyung. Dan dia adalah orang korea juga. Sama sepertimu berasal dari gwangju. Dia tampan dan sangat baik hyung. Kau mau kan merestui kami?”
***
Jimin menuruni tangga dan berjalan kearah meja makan.
morning appa, eomma, hyung” sapa Jimin saat dia sudah sampai dimeja makan
ahhh eomma, appa, aku harus segera pergi, tugasku sudah bertumpukan dan harus segera menyelesaikannya sebelum masuk kuliah” Yoongi menggendong ranselnya lalu pergi begitu saja tanpa memperdulikan teriakan Jimin.
***
Sudah jam 9 malam namun Yoongi belum juga pulang. Jimin terus berjalan mengelilingi sofa. Dia sangat khawatir pada Yoongi yang tak ada kabar. Ya, Yoongi tak membalas pesan Jimin, telponyapun tak diangkat. Bahkan sekarang telponnya mati.
eomma, apa hyung sering pulang selarut ini?” tanya Jimin pada sang eomma
hmm tidak sering tapi pernah. Ya, jika dia banyak tugas memang seperti itu. Selama dia masih bisa mengerjakannya, dia pasti kerjakan” jelas sang eomma panjang lebar.
lalu kenapa telponya mati?”
Jimin-ah tenanglah. Dia akan baik – baik saja. Percayalah” sang eomma menenangkan Jimin. Ya, Jimin memang sedikit tenang saat mendengarkan penuturan sang eomma. Diapun berniat menonton televisi sambil menunggu Yoongi pulang. Namun setelah satu jam kemudian, Jimin tertidur diatas sofa dengan keadaan tivi menyala.
chagi, suruh Jimin pindah kekamarnya” sang appa berteriak saat melihat Jimin sudah tertidur pulas di sofa. Sang eommapun menghampiri ruang tivi dan membangunkan Jimin.
Jiminie ... “
Yoongi hyung!” Jimin yang disentuh pundaknya oleh sang eomma langsung bangun dan menyebutkan nama Yoongi
Yoongi belum pulang sayang. Lebih baik kamu tidur dikamar ne. Jangan sampai kau sakit hanya karna menunggu Yoongi. Kau tak inginkan Yoongi marah hanya karna kamu sakit? Jadi sekarang cepat bangun dan tidur dikamar”
Jimin hanya mengangguk paham apa yang eommanya katanya dan menjalankan perintah sang eomma.
***
FLASHBACK
5 TAHUN YANG LALU
eomma, aku ingin ice cream”
diluar hujan sayang”
pokoknya aku mau ice cream” Yoongi berlari kekamarnya dan menutup pintu kamarnya.
kau ajak saja dia ke mini market terdekat. Minta Lee ahjuma mengantarkan kalian” yeoja yang dipanggil eommapun menurut dan menghampiri Yoongi yang sedang marah padanya. Sang eomma membuka pintu kamar Yoongi dan melihat gundukan diatas tempat tidurnya
chagi, kau marah padaku? Kau mau tetap didalam selimut? Baiklah, jika kau ingin tetap didalam aku akan membeli ice cream sendirian” saat mendengar kata ice cream Yoongi keluar dari dalam selimutnya
aku mau ice cream” teriaknya yang sangat mengemaskan
haha kau ini lucu sekali . ayo kita beli ice cream” sang eommapun berjalan menuju mobil yang sudah ditunggu oleh Lee ahjumma.
Mobil yang Yoongi tumpangi sedang menuju kesebuah mini market terdekat. Sambil melihat hujan lewat jendela, Yoongi tersenyum bahagia. Namun senyumnya memudar saat melihat sesuatu.
ahjumma berhenti” perintah Yoongi yang membuat sang ahjumma berhenti mendadak.
chagi wae?” tanya sang eomma, namun apa yang Yoongi lakukan? Dia membuka pintu mobil dan keluar dari mobil “ Yoongi, mau kemana?” teriak sang eomma yang langsung panik “ ahjumma, dimana payung?” tanya sang eomma dengan nada kahwatir
ini Nyonya” Lee ahjummapun memberikan sebuah payung pada sang majikan. Dan eommapun keluar dari mobil menggunakan payung tersebut
Yoong ... “ sang eomma berhenti saat melihat apa yang Yoongi lakukan.
yakkk apa yang kau lakukan disini. Kau tau ini sangat dingin” bentak Yoongi pada seorang bocah yang sama sekali tak ia kenal
a .. aku .. aku ditinggalkan eomma .. eomma meninggalkanku disini hiks .. dia tak ingin aku mengikutinya .. dia mengatakan aku adalah anak nakal .. hiks .. aku tak tau harus apa dan bagaimana” bocah itu terduduk lalu memeluk lututnya dan menenggelamkan wajahku.
Yoongi menatap iba pada bocah itu
Yoongi” tanpa sadar sang eomma sudah berada dibelakangnya.
***
minum ini dan tidurlah” eomma Yoongi memberikan segelas susu pada bocah yang tadi bertemu Yoongi di suatu tempat. Sekarang mereka sudah kembali kerumah dengan bocah tersebut.
pokoknya aku ingin dia tinggal disini appa”
Yoongi, kita tak tau dia darimana asal usulnya. Mungkin dia orang jahat”
yakkk jika appa tak mengijinkan dia tinggal disini maka aku akan tinggal dijalanan bersamanya”


7 TAHUN KEMUDIAN


wahhh jimini kau hebat mendapatkan bea siswa ke paris?” appa Yoongi sangat bangga saat dia diberitahu bahwa Jimin mendapatkan beasiswa untuk meneruskan sekolahnya keluar negeri. Semuanya bahagia kecuali Yoongi.
hyung, kau tak suka aku mendapatkan beasiswa?”
tentu saja aku tak suka bodoh. Jika kau mendapatkan bea siswa otomatis kau akan pergi meninggalkanku sendirian disini” jelas Yoongi dengan bibir yang dipoutkan dan itu membuat Jimin sangat gemas ingin mencubitnya.
dengarkan aku hyung” Jimin menarik Yoongi pelan dan merekapun duduk bersama disofa “ aku melakukan ini untuk kalian. Kalian adalah malaikatku. Tanpa kalian aku tak tau harus menjadi apa. Tolong ijinkan aku pergi untuk membalas pertolongan kalian. Aku akan terus berbakti pada kalian. Aku tak ingin kalian kecewa karna telah menolongku”
FLASHBACK END
***
Yoongi meneteskan airmatanya saat mengingat kejadian 15 tahun yang lalu. Dia baru sadar dan sepenuhnya sadar. Semua yang Jimin lakukan padanya hanya untuk membalas budi kepada mereka
ARRGGGGHHHHHH” Yoongi melempar kerikil kearah sungai. Dia benar benar frustasi dengan apa yang dia rasakan.
hyung sudah malam, sebaiknya kau pulang”
aku tidak ingin pulang. Aku tak ingin melihatnya”
hyung, aku tau ini berat. Tapi aku harap kekecewaanmu kepada Jimin tidak membuat orangtuamu khawatir. Aku yakin mereka menunggumu pulang. Pulanglah hyung”
Yoongi menoleh menatap sendu lelaki disampingnya. Masih terlihat airmata yang mengalir di pipi putihnya. Dan Yoongi kembali teringat saat 3 tahun Yoongi dan Jimin saat di Nami Island


hyung, aku sungguh berterimakasih padamu. Kau adalah pahlawanku. Bahkan kau rela mengorbankan hidupmu jika aku tak diijinkan tinggal dirumahmu. Aku berjanji padamu hyung, aku akan terus berada disampingmu dan akan menghajar siapapun yang menyakitimu’


Kembali Yoongi menitikan airmatanya. Dia benar benar kecewa dengan hatinya. Kenapa dia begitu terlena dengan semua kata manis Jimin padanya. Kenapa dia tak sadar jika Jimin melakukan semua itu hanya untuk berterimakasih kepadanya. KENAPA???


Yoongi masuk kedalam rumah dengan keadaan rumah yang begitu gelap. Namun tanpa penerangan sedikitpun Yoongi dapat masuk kedalam kamarnya. Dia menekan sakelar lampu dan nyalalah lampu di kamarnya tersebut. Yoongi menghempaskan tubuh rampingnya diatas kasurnya yang empuk
ahhhh nyaman sekali” Yoongi memejamkan matanya merasakan betapa nikmatnya berada ditempat tidur miliknya. Namun rasa haus harus mengurungkan niat Yoongi yang akan langsung memejamkan matanya. Yoongi harus rela bangun dan pergi kedapur untuk mengambil air minum. Namun saat dia bangun, dia melihat segelas susu putih disana
wahhh kebetulan” seru Yoongi yang langsung meneguk habis susu putih yang sudah sedikit dingin itu. Namun saat Yoongi ingin menaruh kembali gelasnya, dia mendapati selembar kertas disana dengan tulisan
bagaimana susunya hyung? Maaf jika sudah tidak hangat lagi. aku sangat mengkhawatirkanmu sejak tadi. Namun eomma mengatakan bahwa kau baik baik saja. Walaupun aku sudah sedikit tenang, tapi hati ku benar benar masih terus memikirkan keberadaanmu. Maafkan aku yang membuatmu harus mengerjakan tugasmu selarut ini hyung. Aku mencintaimu’
Yoongi tersenyum tipis, namun bukan senyuman tulus yang dia berikan melainkan sebuah senyuman devil yang ia perlihatkan
***
Jimin bangun dari tidurnya. Dia meregangkan kedua tangannya kesamping.
moring chagi” Jimin bergumam mengucap morning pada seseorang. Dia tersenyum lebar lalu beranjak dari tidurnya dan lari kearah kamar Yoongi. Jimin membuka pinru kamar Yoongi dan tak medapatkan Yoongi disana. Tapi senyum itu tetap ada setelah dia melihat gelas susu buatannya sudah kosong ‘semalam Yoongi hyung pulang’ lalu kemana Yoongi? Ada 2 pemikiran di otak Jimin. Dia sudah berada di ruang makan atau sedang mandi. Jiminpun berlari menurunin tangga menuju meja makan, namun sosok yang dicarinya tidak ada.


eomma, apa Yoongi hyung belum turun?” tanya Jimin
Yoongi sudah pergi dari jam 6 tadi pagi”
***
ini sudah hari ketiga Jimin tidak melihat wajah Yoongi. Ya, Yoongi selalu pergi saat Jimin masih tidur dan datang setelah Jimin terlelap dalam mimpinya. Hari ini, Jimin bertekad tak akan tidur sampai dia benar benar melihat Yoongi pulang.
Jimin apa yang kau lakukan jam segini?”
ahhh appa, aku hanya tidak bisa tidur”
benarkah?”
ahhh tidak appa. Sebenarnya, aku hanya gugup jika sebentar lagi aku akan menjadi seorang mahasiswa” Jimin berbohong. Ya, baru kali ini Jimin berbohong pada keluarga Min. Bahkan Jimin mengutuk dirinya sendiri setelah apa yang ia lakukan tadi.
haha kau ini lucu sekali. Baiklah, jika memang kau sudah mulai mengantuk tidurlah. Jangan dibiasakan bergadang ne. Nanti kau seperti Yoongi”
hehe ne appa. Aku akan secepatnya tidur”
baiklah, appa ke kamar dulu ne”
ne appa, jumuseyo” Jimin membungkukan badannya tanda hormat pada Min Appa.


Jam 11
Jam 12
Jam 1


yatuhan sudah jam segini Yoongi hyung belum pulang” Jimin menatap cemas pintu rumah. Namun beberapa menit kemudian dia mendengar suara motor masuk kedalam rumahnya “ ah itu Yoongi hyung sudah datang” Jimin sudah bersiap siap berdiri didepan pintu rumah untuk menyambut sang hyung.
aku tak ingin pulang”
kau harus pulang hyung. Jangan pernah seperti ini lagi”
sudah tak ada yang peduli denganku lagi”
tidak hyung, mereka mengkhawatirkanmu. Salahkan saja handphonemu yang rusak sehingga kau tidak pernah tau jika mereka mencoba menghubungimu”
Jimin mendengarnya, sangat jelas. Yoongi ya bersama orang lain? Jimin membuka pintu dan melihat dengan siapa Yoongi pulang
hyung .. “ Yoongi dan namja tadi menoleh kearah Jimin
Jimin, apa yang kau lakukan? Kau belum tidur?” tanya Yoongi
apa yang aku lakukan? Apa aku salah dengar? Kenapa harus aku yang ditanya? Kenapa tidak aku yang bertanya hyung? Apa yang kau lakukan hyung? Kau mabuk lagi? Hyung sudah ku katakan jangan pernah mabuk mabukan lagi. Kau akan sakit lagi hyung”
apa pedulimu bodoh? Taehyung-ah bawa aku kekamar”
tapi hyung ... “
cepat taehyung-ah aku tak ingin melihat wajahnya dihadapanku”
hmm baik hyung”
Taehyung memasuki rumah dengan membopong tubuh Yoongi yang sudah mabuk berat dan membaringkan tubuh Yoongi diatas kasur milik Yoongi saat mereka sudah sampai di kamar Yoongi.
taehyung-ah kenapa kau membiarkannya?”
Jimin-ah kau tau sendiri jika kemauan Yoongi tak dipenuhi?”
baiklah, kau pulanglah. Terimakasih sudah mengantar Yoongi pulang”
baiklah Jimin. Jaga Yoongi baik – baik”
Taehyung meninggalkan Jimin dan Yoongi. Jimin menatap sendu kearah Yoongi
Jiminie~ “ Yoongi mengigau
ne hyung aku disini” Jimin yang merasa namanya dipanggil langsung menghampiri dan memegang tangan Yoongi “ yatuhan panas sekali” saat Jimin hendak pergi mengambil komrpes, tangannya ditahan oleh Yoongi
jangan pergi, temani aku tidur”
ne hyung, aku akan disini menemanimu” Jimin langsung duduk disamping Yoongi sambil mengelus lembut surai Caramel Yoongi “ cepat sembuh hyung”
***
Yoongi membuka matanya perlahan saat sinar matahari belomba – lomba memasuki kamar Yoongi dan membangunkan namja berkulit susu ini.
kau sudah bangun hyung? Apa tidurmu nyenyak?” suara Jimin adalah suara pertama kalinya yang ia dengar. Bukan suara alarm yang seperti biasanya.
maafkan aku, aku mematikan alarmnya agar kau bisa tidur nyenyak. Semalam suhu badanmu sangat panas hingga aku tak ingin kau pergi lagi dalam keadaan sakit hyung” Jimin terus tersenyum didepan Yoongi. Jimin sangat tau jika Yoongi tak bisa bangun jika dia tak memasang alarmnya. “ aku akan membuatkanmu susu nde?” Jimin mulai beranjak dari atas kasur Yoongi namun tertahan oleh tangan Yoongi “ wae?”
temani aku tidur Jimin” entah kenapa Yoongi begitu memohon pada Jimin namun dia sadar bahwa Jimin menurutinya bukan karna dia mencintainya, tapi hanya karna Yoongi adalah penolongnya. Jimin akan lakukan apapun untuk sang pahlawan.
tentu hyung. Akan aku lakukan” jawab Jimin yang langsung kembali tertidur disamping Yoongi dan mengusap – usap lembut rambut Yoongi.
gomawo”
untuk?”
karna kau sudah mau menemaniku”
haha itu tentu saja akan aku lakukan. Jika perlu aku akan tidur setiap malam disini untuk menemanimu hyung” Yoongi tersenyum. Bukan sebuah smirk, tapi senyuman tulus dan sangat tulus yang hanya diperlihatkannya kepada Jimin
Drrrtttt drrrrtttt
ahhh sebentar hyung, hanphoneku berbunyi” Jimin bangun dari tidurnya dan mengambil hanphonenya yang dia letakkan di nakas
hallo”
hallo hyung, bagaimana kabarmu?”
aku baik, kau sendiri?”
aku buruk hyung”
mwo? Hey apa yang terjadi padamu?”
aku sangat merindukanmu .. “
yakkkk kau ini tidak lucu. Kau tau saat kau mengatakan keadaanmu buruk aku sangat mengkhawatirkanmu bodoh”
kkkkk~ tapi sungguh hyung aku sangat merindukanmu”
ha~ aku juga”
benarkah?”
hmm”
kalo begitu jemput aku besok di airport hyung. Aku sudah mengurus kepindahanku dari sini ke seol. Aku mencintaimu hyung, bye tutt tutt tutt”
yakkkk Tung ... aishh dia menutupnya”
pacarmu?”
ah hyung, ne. Dia mengatakan besok aku harus menjemputnya ke airport karna dia besok pulang”
bukankah dia masih dua tahun lagi di sana?”
ya, tapi dia berkata bahwa dia sudah mengurus kepindahannya kesini”
jadi dia akan pindah sekolah kesini?” Jimin mengangguk menjawab pertanyaan Yoongi. Entah apa yang Yoongi rasakan. Melihat Jimin bertelponan dengannya saja itu sangat sakit. Bagaimana dia melihat Jimin jalan dengan namjanya didepan matanya?
hyung mau menemaniku?”
tidak, aku tak ingin mengganggu moment kalian”
terimakasih hyung”
***
Jimin sudah berada di Bandara Incheon sejak 15 menit yang lalu sebelum pesawat dari paris datang. Namun tanpa Jimin sadari, Yoongi sudah berada dibelakangnya, mengamati Jimin dari kejauhan.
Setelah 10 menit menunggu, Yoongi dapat melihat Jimin memeluk seseorang dan Yoongi tau siapa namja itu.
Jungkook-ah apa kau lapar? Bagaimana jika kita makan dulu?”
ahhh tentu hyung aku mau”
baiklah, ja kita pergi”
Jimin dan Jungkook berjalan meninggalkan bandara menuju parkiran dan Yoongi sudah mendahului mereka berada diparkiran. Saat mata Yoongi menangkap sosok Jimin dan Jungkook, dia sudah siap – siap untuk menancap gasnya dan membuntuti mereka.
***
Jimin memasuki sebuah caffe bersama Jungkook dan memesan sebuah makanan disana. Namun saat menunggu pesanan mereka, Jimin seperti melihat seseorang yang ia kenal.
jungkook-ah tunggu sebentar ne” seru Jimin dan bangkit dari kursinya menghampiri orang yang ia kenal
Taehyung, Jhope hyung?apa yang kalian lakukan disini?” Taehyung dan Jhope yang merasa dipanggil langsung menoleh
huwaaa Jimin kapan kau pulang dari Paris?” Jhope yang baru melihat Jimin langsung bangun dan memeluk Jimin.
yakkk hyung, berhentilah. Aku tak bisa bernafas” rengek Jimin
kkkk~ mian Jimin-ah aku merindukanmu” jawab Jhope
yahhh aku sudah 1 minggu disini” Jawab Jimin
Jinja? Kenapa kau tak keluar bermain bersama kami?”
aku .. “
chagi, pesanannya sudah datang” Jungkook yang merasa diabaikan langsung menghampiri Jimin untuk memberitahu Jimin jika pesanan mereka sudah siap saji di meja mereka
Jhope yang melihat seseorang menghampiri Jimin langsung mendekat dan berebisik pada Jimin
Jimin-ah siapa dia?” tanya Jhope
Hobi hyung, Taehyung perkenalkan dia Jungkook, namjaku”
***
Taehyung dan Jimin sedang mencari kelas mereka. Ya, hari ini adalah hari dimana liburan panjang sudah berakhir dan hari pertama Jimin dan Taehyung menginjakkan kakinya di universitas. Sesuai dengan janji Jimin, tahun ini Jimin kuliah di seoul dan di tempat kuliah Yoongi juga.
Taehyung-ah .. “ Jimin yang mulai bosan dengan pelajaran pertamanya mengganggu sang sahabat yang sedang asyik menggambar. Jangan tanyakan apa yang Taehyung buat, Jiminpun tak tau
hmm .. “
aku bosan”
lalu?”
kita kekantin sekarang”
aku tidak lapar”
ayolah, temani aku. Aku ingin bertemu Yoongi hyung. Aku yakin dia sedang dikantin sekarang”
***
Jimin dan Taehyung berjalan kearah kantin. Tentunya setelah berhasil kabur dari dosen mereka.
ahjumma aku pesan kimbabnya satu” Jimin memesan makanan dan Taehyung mencari sosok Yoongi.
ahh itu Yoongi hyung” seru Taehyung saat melihat Yoongi bersama seseorang.
dimana?” tanya Jimin antusias
disana” jawab Taehyung sambil menunjuk dan Jimin dapat melihat Yoongi tapi bersama dengan Jungkook
Jungkook? Apa yang mereka lakukan? Bukankah mereka tidak pernah bertemu sebelumnya?” Jimin yang penasaran langsung memberikan Kimbabnya kepada Taehyung dan menghampiri Yoongi dan Jungkook.
selamat”
terimakasih”
kau berhasil Jungkookie”
sudah kukatakan hyung, aku akan mendapatkannya” terlihat senyum Yoongi yang dipaksakan
ya, aku tau. Kau akan mendapatkannya”
hyung .. “
ne?”
berhentilah mencintai Jimin. Dia sudah menjadi milikku”
tentu Jungkook-ah. Aku akan melupakannya”
bukan melupakannya hyung, tapi berhenti mencintainya”
kalian .. “
Yoongi dan Jungkook yang mendengarkan suara Jimin langsung menoleh kesumber suara. Terlihat disana Jimin menatap tajam kearah Yoongi dan Jungkook bergantian
hyung, dengarkan aku. Aku dan Yoong .. hyung “ belum Jungkook menjelaskan, Jimin sudah pergi meninggalkan Jungkook dan Yoongi. Jungkook yang melihat Jimin lari, langsung mengejar Jimin.
hyung, kenapa kau diam saja?”
aku sudah kalah Taehyung-ah”


10 TAHUN YANG LALU


dia sangat cantik”
yakkk dia milikku, jangan mengambilnya” Yoongi langsung mengambil foto yang ia pamerkan kepada Jungkook
hyung, ayo buat kesepakatan”
apa?”
siapapun yang mendapatkannya terlebih dahulu, dia harus berhenti mencintai Jimin”


FLASHBACK END


Yoongi memarkirkan mobilnya di bagasi rumahnya, dan saat ia keluar, dia dapat melihat mobil Jungkook disana.
eomma, appa aku ingin mengenalkan seseorang kepada kalian. Dia adalah Jeon Jung Kook. Namja yang berasal dari Gwangju dan sekarang dia adalah namjaku. Kami bertemu di paris, kami satu sekolah dan dia adalah juniorku”
juniormu? Bukankah dia seharusnya ada diparis untuk sekolah?”
aku pindah ahjumma. Aku merasakan sakit jika berjauhan bersama Jimin hyung. Oleh karena itu, aku meminta orantuaku untuk memindahkanku sekolah disini”
dengan siapa kau tinggal?”
aku tinggal sendirian di appartku karena kedua orangtuaku tinggal di paris untuk mengurus bisnis mereka”
Min eomma hanya menganggukan kepalanya tanda mengerti
eomma ada satu hal lagi yang harus ku beritahu”
apa itu?”
mulai hari ini aku akan tinggal bersama Jungkook”
Seperti kejatuhan besi, Yoongi terduduk lemas diatas lantai saat dia menguping pernyataan Jimin sedari tadi, airmatanya lolos begitu saja saat mendengar penuturan Jimin. Sakit? Ya, Yoongi merasakan sakit di dadanya. Apakah ini semua harus berakhir? Atau ini adalah jalan terbaik untuk melupakan Jimin?
Jimin-ah” saat ini Min appa angkat bicara “ kau tau, siapa orang yang mengijinkamu tinggal disini? Lebih baik kau meminta ijinlah kepada Yoongi untuk masalah ini. Aku tak ada hak untuk mengatakan iya atau tidak. Karena yang membuatmu tinggal bersama kami adalah Yoongi.”
***
Yoongi mengusap – usap kedua telapak tangannya untuk membuat kehangatan. Ya, hari ini Seoul didatangi oleh salju.
ini” Namjoon memberikan sebuah kopi kepada Yoongi
ahh terimakasih Namjoonie” jawab Yoongi sambil mengambil kopi yang diberikan Namjoon kepadanya.
apa tugasmu sudah sudah beres chagi?” Namjoon yang notebennya adalah namjachingu dari sang sahabat, Jin. dia sedang menemani Yoongi dan Jin mengerjakan tugas.
sedikit lagi” jawab Jin tersenyum manis kearah Namjoon.
Ada rasa cemburu disana. Ya bukan cemburu karena Yoongi menyukai Jin atau Namjoon. Tapi cemburu disini adalah dimana bahwa Yoongi tak akan bisa mendapatkan hal semanis itu bersama Jimin. Ya, saat Jimin meminta pada Yoongi untuk tinggal bersama Jungkook, Yoongi dengan cepat mengatakan iya dan itu membuat Jimin benar – benar sudah pergi dari rumah Yoongi.
hyung .. “ terdengar suara Taehyung disana. Semua menoleh dan mendapati Taehyung bersama sang namjachingunya.
hay taehyung-ah .. apa yang kau lakukan disini?” tanya Namjoon
Hobi hyung mengatakan bahwa kau sedang menemani Jin hyung mengerjakan tugas, jadi aku kemari saja untuk menemani kalian”
Hobi, kau membuat pacarmu seperti ini. Jangan salahkan kami jika kami pulang malam”
Jin hyung, kau tau jika permintaan Taehyung tak dipenuhi? Aku tidak bisa dapat jatah nanti malam”
PLETAK
Seketika Jhope mendapat pukulan gratis dari sang kekasih
yakk chagiya, sakit” rengek Jhope
salahkan otakmu yang yadong itu” celetuk Taehyung dan semua tersneyum melihat tingkah lucu Taehyung “ oh ya apa kalian sudah makan?” tanya Taehyung dan semua menggeleng “ bagaimana jika kita makan bersama? Ya, setelah itu kalian lanjutkan mengerjakan tugas” semua mengangguk menyetujui penawaran Taheyung termasuk Yoongi. Ya, daripada mereka mati kelaparan hanya karena tugas? Itu kan tidak lucu.
Semuanya berjalan menuju caffe terdekat dengan kampus mereka dan merekapun duduk disebuah bangku yang melingkah dan memesan makanan masing – masing.
Setelah memesan, mereka sibuk masing – masing. Tidak, hanya Yoongi yang sibuk dengan handphone ya. Ya, mungkin dia lebih baik sibuk dengan handphone ya daripada harus melihat ekempat makhluk tuhan yang sedang berpaacaran didepannya. Bahkan jika Yoongi lupa mereka adalah temannya, keempat orang tersebut akan Yoongi hajar. Bagaimana bisa mereka berpacaran saat Yoongi sendiri? Saat sedang asyik dengan handphonenya, entah kenapa dia begitu jelas mendengar tawa seorang Jimin ditelinganya. Yoongi perlahan menengokan kepalanya kearah kiri dan shit! Jimin ada bersama dengan Jungkook disana, sedang bercanda berdua? Makan bersama sambil saling suap menyuap? Seketika tubuh Yoongi melemah. Handphone yang ia pegang terjatuh dan itu dapat membuat keempat sahabatnya menoleh menatap Yoongi
hyung, gwaenchana?” tanya Hobi yang ada disampingnya.
ahhh tidak, aku tak apa” jawab Yoongi sambil tersneyum. Namun Taehyung tau bahwa Yoongi sedang berbohong dan taheyungpun melirik kearah kiri Yoongi dan dia dapat melihat Jimin berada disana bersama Jungkook.
***
Yoongi tersu fokus pada laptopnya. Tidak, tolong diralat. Mata Yoongi fokus pada laptopnya. Lalu kemana pikiran Yoongi? Tentu saja pikiran Yoongi fokus pada seorang Park Ji Min. Namja yang sudah mengambil alih hidupnya 15 tahun yang lalu.
ARRGGHHHHH” Yoongi melempar laptopnya kelantai saat dia benar benar kacau. Hari ini Yoongi berada di apart Taehyung. Yoongi sudah meminta ijin pada sang eomma untuk tidak pulang dan akan menginap dirumah Taheyung.
hyung .. sampai kapan kau akan seperti ini?” tanya Taehyung saat melihat penampilan Yoongi yang sangat berantakan.
entahlah Taehyung aku tak tau. Jika kau ada diposisiku, apa yang akan kau lakukan?” Yoongi menatap datang pemandangan malam lewat kaca.
aku akan merelakan Jimin bahagia”
aku sudah merelakan Jimin Taehyung”
tidak hyung, kau belum merelakannya” Yoongi menatap bingung kearah Taehyung “ apa kau pernah tersenyum saat melihat Jimin sedang bersama Jungkook? Apa kau pernah menyapa mereka saat kalian berpapasan? Apa kau pernah tak menangis saat setelah kau melihat mereka sedang berdua? Kau bahkan tak pernah percaya bahwa Jimin sudah menjadi milik orang lain. Kau belum merelakannya hyung, kau bahkan sangat membutuhkan Jimin. Kau bahkan sudah memberikan semua perhatianmu kepada Jimin. Kau tak akan bisa tanpa Jimin hyung”
***
Jimin membolak balik buku sejarah yang ia baca
kau membaca apa hyung?” Jungkook yang baru selesai mandi menghampiri Jimin yang sedang sibuk pada bukunya
kau tak lihat aku sedang baca apa?” jawab Jimin yang tetap fokus pada bukunya
tidak, aku tak melihatnya. Aku hanya ingin melihat Park Ji Min dan Park Ji Min hanya boleh melihatku”
Entah apa yang terjadi, Jimin merasakan bahwa kata – kata itu sudah pernah ia dengar
Jungkook-ah kau mendapatkan kata - kata itu darimana?” tanya Jimin polos
mwo? Kau pikir aku ini seorang plagiat?”
aku rasa iya. Karna aku tidak asing dengan kata – kata mu”
hmm itu hanya perasaanmu saja chagi” jawab Jungkook yang akhirnya menarik Jimin untuk berdiri lalu memeluk Jimin dari belakang
Jung ,, “
ssstttt~ hyung, aku ingin mengulang yang semalam”
ta .. “
tidak ada penolakan” Jungkook memotong perkataan Jimin yang akhirnya membuat Jimin bungkam dan melakukan hal semalam yang membuat mereka terlelap bersama sampai sesiang ini.
***
Jimin bangun dari tidurnya dan tak mendapati Jungkook disampingnya
uhhh lagi lagi dia meninggalkanku dalam keadaan seperti ini” gerutu Jimin saat dia menemukan nota permintaan maaf Jungkook karena pergi saat Jimin tertidur lelap. Entah apa yang Jimin rasakan, tiba – tiba Jimin merindukan Yoongi. Dia merasakan betapa jantungnya berdebar saat mengingat Yoongi dipikirannya. Namun dengan cepat dia menggelengkan kepalanya.
tidak! Yoongi hyung pasti sudah membenciku karena aku sudah menyakitinya”
FLASHBACK
Jimin menghampiri Jungkook dan Yoongi yang sedang berbicara
selamat”
terimakasih”
kau berhasil Jungkookie”
sudah kukatakan hyung, aku akan mendapatkannya” terlihat senyum Yoongi yang dipaksakan
ya, aku tau. Kau akan mendapatkannya”
hyung .. “
ne?”
berhentilah mencintai Jimin. Dia sudah menjadi milikku”
tentu Jungkook-ah. Aku akan melupakannya”
bukan melupakannya hyung, tapi berhenti mencintainya”
kalian .. “ Jimin yang sudah tak kuat mendengarkan semuanya langsung berseru kepada mereka
hyung, dengarkan aku. Aku dan Yoong .. hyung “ belum Jungkook selesai berbicara, Jimin sudah pergi menjauh dari Jungkook dan Yoongi.
Jimin berhenti disebuah taman dan mendudukan dirinya sambil mengusap kasar airmatanya
hyung .. “
jangan mendekat Jungkook “
dengarkan aku .. “
apalagi yang harus aku dengarkan? Semuanya sudah cukup jelas. Kalian mempermainkanku?”
mempermainkanmu? Apa itu tidak terbalik? Kau yang sudah mempermainkan kami hyung” Jimin terdiam dan menatap Jungkook “ saat Yoongi hyung pulang ke gwangju, dia dengan sangat percaya diri memperlihatkan fotomu padaku. Dia bahkan mengklaim kau adalah miliknya. Tapi kau sangat manis hyung. Aku jatuh cinta padamu walau hanya lewat sebuah foto. Hingga aku membuat kesepakatan dengan Yoongi hyung siapapun yang menjadi milikmu harus melupakannya. Kau tau bagaimana perjuanganku saat mendapatkanmu? Tanpa sepengetahuan kau bahkan Yoongi, aku datang ke Seol hanya untuk mencari tau bagaimana dirimu. Dan saat aku sudah bertemu denganmu langsung aku benar benar jatuh cinta hyung. Aku sakit saat mendengar kau akan sekolah di paris hingga aku memohon pada eommaku untuk menyekolahkan aku diparis. Dengan uang pinjaman, kedua orantuaku berhasil menyekolahkanku di sekolah paris dimana sekolah itu ada dirimu. Aku tak akan menyia nyiakan kesempatanku hyung. Dan aku benera – benar memilikimu saat ini. Kumohon jangan menjauh dariku hyung .. hiks” tiba – tiba Jungkook terduduk didepan Jimin sambil menangis. Jimin benar – benar tidak tau apa yang harus ia lakukan. Jika dia tetap memilih Jungkook, bagaimana dengan Yoongi yang sudah menolongnya?
hyung, maukah kau tinggal denganku?”
FLASHBACK END
Jimin menuangkan susu di gelas dan membawa beberapa cemilan kearah ruang tamu. Jimin membuka salah satu cemilannya dan menyalakan televisi. Namun saat sedang asyik menonton televisi dan memakan cemilannya, dia teringat kembali dengan perkataan Jungkook tadi pagi
kenapa aku sangat tidak asing dengan perkataannya. Bahkan akhir – akhir ini dia selalu mengatakan hal yang bahkan aku tak asing mendengarkannya” Jimin berpikir beribu – ribu kali untuk mengingat kapan dia mendengarkan perkataan yang Jungkook lontarkan padanya namun tak berhasil.
arrghhh aku bisa gila”
***
Jimin berjalan dibawah guyuran salju saat Jungkook meminta Jimin untuk datang kesuatu tempat.
uhh kenapa namja ini mengajak keluar saat salju turun sangat lebat. Dasar namja menyebalkan” gerutu Jimin.
Saat Jimin sudah sampai di sebuah taman, dimana disana Jungkook sudah menunggunya.
hyung, kau telat 5 menit”
cuaca dingin sekali dan kau masih mempermasalahkanku tentang keterlambatanku?”
jangan membuang waktumu bodoh. Waktu itu sangat berharga”
Oke, ini adalah kata – kata berikutnya yang Jimin sempat dengar sebelumnya.
Jung .. “
aku mencintaimu hyung” Jungkook memegang kedua tangan Jimin yang dingin. Mencoba mencari kehangatan dari genggaman tangan mereka.
hyung” Jungkook menatap tajam manik mata milik Jimin “ kau tau keindahan abadi itu apa?” Jimin menggeleng menjawab pertanyaan Jungkook “ keindahan abadi adalah ketika kita melihat orang yang kita cintai ada duduk bersama dan selamanya akan selalu duduk disamping kita” dan seketika Jimin terhenyak. Dia mengingat kata – kata berikutnya yang Jungkook lontarkan “ kau mengingatnya?” entah kenapa airmata Jimin turun begitu saja “ pergi temui dia sebelum semunya terlambat” dengan cepat Jimin melepas genggaman Jungkook. Dia berlari meninggalkan Jungkook yang menatap lekat punggung Jimin yang mengecil kemudian menghilang “ aku mencintaimu hyung”


FLASHBACK
Wahhhh lihatlah hyung bukankah itu indah?” Jimin berseru saat melihat bunga dan daun bertebaran di Nami Island.
tidak”
mwo? Kau mengatakan pemandangan ini tidak bagus?”
ya, memang pemandangan ini tidak indah”
memangnya keindahan seperti apa yang kau mau lihat?”
keindahan yang abadi. Kau tau apa keindahan abadi itu apa?”
tidak hyung”
keindahan abadi adalah ketika kita melihat orang yang kita cintai ada duduk bersama dan selamanya akan selalu duduk disamping kita”


Flashback end


Jimin mengatur nafasnya. Dia benar – benar kehabisan nafas setelah berlari jauh meninggalkan Jungkook sendirian di taman. saat ini Jimin sedang berdiri di belakang tubuh seorang namja yang tak lebih tinggi darinya.
hyung .. “ Jimin memanggil namun hampir terdengars eperti bisikan. Tapi sepertinya orang yang dipanggil merasakan kehadiran Jimin. Namja tersebut membalikkan badannya dan melihat Jimin yang sedang menggigil karena berlari di bawah guyuran hujan salju
jimin-ah .. “
hyung apa arti semua ini?” Yoongi terhenyak saat mendengarkan pertanyaan Jimin
Jungkook sudah mengatakannya?”
ya, semua yang kau katakan selalu dia ucapkan hyung”
dan kau mengingatnya?”
maaf aku hanya mengingat perkataanmu saat di Nami Island 4 tahun yang lalu. Tapi setelah perkataan itu aku tau bahwa semua yang Jungkook ucapkan adalah semua perkataannmu”
lalu kau ingin kembali padaku?”
tapi bukankah kalian membuat kesepakatan .. “
kesepakatan kami belum berakhir Jimin-ah”
maksudmu?”


FLASHBACK
dia sangat cantik”
yakkk dia milikku, jangan mengambilnya” Yoongi langsung mengambil foto yang ia pamerkan kepada Jungkook
hyung, ayo buat kesepakatan”
apa?”
siapapun yang mendapatkannya terlebih dahulu, dia harus berhenti mencintai Jimin”
aku setuju, tapi ada syaratnya”
apa hyung?”
jika Jimin memilihmu, maka kau harus selalu mengucapkan setiap ucapan yang ku katakan padanya. Jika dia mengingatnya, maka dia harus kembali padaku. Dan begitupun jika dia memilihku. Aku akan selalu mengucapkan apa yang selalu kau ucapkan kepada Jimin”
jika dia tak mengingatnya?”
maka kita harus benar-benar melepasnya”
aku setuju”
FLASHBACK END


kalian curang”
curang? Siapa yang curang”
kau dan juga Jungkook”
tapi kau tetap akan bersamaku kan Jimin” Jimin terdiam. Wajahnya memanas membuat rona merah dipipinya “ lihatlah, wajahmu memerah” Yoongi menggoda
yakkk hyung jangan menggodaku” Jimin membuat pout dibibirnya. Dia benar – benar malu ketahuan oleh Yoongi-ya.
Jimin-ah” Yoongi memeluk Jimin erat, memberikan kehangatan kepada tubuh Jimin.
ne hyung” jawab Jimin sambil memegang tangan Yoongi yang memeluknya dan tak lupa menatap wajah dekat Yoongi
kita lakukan apa yang kau lakukan dengan Jungkook ne”
yakkk hyung, kenapa kau jadi mesum eoh” Jimin melepas pelukan Yoongi dan memukul pelan Yoongi dengan bantal sofa
haha ayolah .. Jungkook sudah merasakannya dan aku belum”
tidak hyung .. aku tidak mau” Jimin berlari meninggalkan Yoongi yang terus mengejarnya.


THE END

Komentar

Postingan Populer