FF//LET ME KNOW//YOONMIN//YAOI//NC 17//ROMANCE, SAD, ANGST//ONE SHOOT

Tittle :
Let Me Know

Cast :
Park Ji Min
Min Yoon Gi
Kim tae Hyung
Park Ji San
Min Yoon Ra


Supp. Cast :
Kim Seok Jin
Kim Nam Joon
Jung Ho seok
Jeon Jeong Guk
Other Cast

Genre :
Sad Romance, angst

Rating :
Yaoi, boyxboy, Rate 17+

Disclaimer :
FF ini milik saya. Murni dari pikiran saya. Jika ada kesamaan apapun itu, hanya kebetulan semata and NO PLAGIAT MY FF. DONT LIKE DONT READ AND GOING HAHAHA

Summary :
Even when I just breathe, I see you. Seems like it’s true that love blooms like a cherry blossom and then easily folds away

Sinopsis:
Aku melihat kebelakang sekarang, sebuah film tentang kau dan aku
Oh aku menginginkan sebuah ide tentang dirimu
Kau mengambil bintang di malam milikku dan matahari di siang milikku
Pada akhirnya, hanya tersisa awan didalam kegelapan
Itu benar, ada aturan jika putus tidak akan pernah ada pertemuan
Seperti apapun peraturan itu, Aku ingin menghancurkan itu, Berpaling dari itu, terhipnotis oleh —mu
Warning : Typo bertebaran~

HAPPY RADING~

Suga terus berpegangan erat pada tangan kecil Jimin
jimin kita mau kemana?” tanya Suga yang tak dapat melihat apapun karna matanya ditutupi kain hitam sejak dari mobil oleh Jimin
nanti juga hyung akan tau sendiri” balas Jimin, terlihat Suga mempoutkan bibirnya kesal karena sang kekasih tidak memberitau mau kemana mereka sekarang. Oh ayolah Suga, bukan surprise namanya jika kau tau mau kemana. Namun seketika suga kembali tersenyum saat kaki tanpa alas tersebut menginjak butiran – butiran pasir.
untuk apa kau mengajakku kepantai?” seru Suga senang karna surprise sang kekasih dia ketahui
mwo? Darimana hyung tau?” tanya Jimin dengan wajah kagetnya, yaa walupun suga tak bisa melihatnya
hey bodoh, kau lupa aku tidak menggunakan sepatu ku eoh? Kau sendiri yang bilang aku harus copot sepatu” jawab suga. Jimin hanya terkekeh melihat tingkah pacarnya.
oke baiklah, aku kalah. Tapi kau belum tau ada apa disini kan? Jadi sekarang waktunya hyung mengetahuinya” jawab Jimin sambil memposisikan dirinya di belakang Suga untuk melepas kain hitam dimatanya. Setelah kain hitam tersebut terlepas, Suga membuka matanya dan betapa terjekutnya dia mengetahui jika ini bukan di pantai, tapi ini ...
Jimin ini- “
iya hyung, ini di cafe”
tapi bagaimana bisa?” Suga tak menyangka bahwa cafe tempat biasanya bersama Jimin seketika Jimin sulap mejadi sebuah pantai buatan dengan lantai dipenuhi pasir putih dan juga kolam buatan. Hey untuk apa namja ini melakukan hal seribet ini?
kau suka hyung?” hanya itu yang keluar dari mulut Jimin setelah melihat Suga yang begitu berbinar melihat sesuatu yang mustahil
Jimin? Kemana pelanggan yang lain?” Suga mengernyitkan dahinya saat menyadari bahwa hanya ada Jimin dan Suga disana
tidak ada yang lain hyung, hanya kita berdua disini” Jimin menarik pelan bahu Suga agar sejajar dengannya. Dia menatap lembut mata suga dan itu membuat rona merah di pipi pucatnya. Oke satu hal yang harus kalian tau, Suga paling tidak bisa jika ditatap berlama – lama, apalagi oleh kekasihnya
yakkk, berhenti menatapku seperti itu pabo” Suga menjitak kepala Jimin
aww sakit hyung” rengek jimin yang dibuat – buat
biarin”
aish kau ini, yasudah kita makan hyung. Nanti makanannya keburu dingin” Jimin menarik pelan tangan Suga untuk duduk di bangku yang sudah disiapkan oleh Jimin. Terdapat beberapa makanan yang hmmm enak disana. Suga kembali terpana setelah mengetahui apa yang dilakukan Jimin padanya. Namun dia tepis dengan perpura – pura bahwa saat ini dia benar – benar lapar
wahhh jimini~ kau tau saja aku belum makan” kata suga sambil mengambil beberapa makanan disana dan melahapnya seperti orang kelaparan. Jimin yang melihat hyung sekaligus pacarnya itu terkekeh melihat cara makan Suga yang seperti anak kecil kelaparan, oh ayolah itu membuat Jimin semakin gemas dan ingin menerkamnya saja.
Jimin, kau tidak makan?” tanya suga dengan makanan yang masih ada dimulutnya. Jimin tidak menjawab, tapi dia berdiri dari tempat duduknya dan mendekatkan wajahnya ke arah Suga. Suga yang sedang asyik menguyah dengan berat hati harus menelan makanan yang masih ada dimulutnya tersebut. Wajah Jimin dan Suga semakin dekat yang membuat mata Suga refleks tertutup dan bibir mereka bertemu. Jimin mencium lembut bibir Suga, ciuman yang penuh cinta. Tangan kirinya menahan tengkuk Suga agar ciuman mereka tidak lepas, dan tangan kanannya menyentuh tangan kiri Suga dan memasukin sesuatu ke jari manis Suga. Suga yang menyadari hal tersebut kembali terdiam. Jimin dengan berat hati melepas ciuman mereka dan membuat Suga juga membuka matanya dan menatap manik hitam Jimin.
hyung, aku mencintaimu. Aku ingin kita menikah” Shock. Itu yang Suga rasakan. Senang, sedih, takut semuanya bercampur jadi satu.
tapi aku dan kamu belum-“
besok aku akan menemuimu dengan appa, setelah itu aku akan datang ke eommamu bersama appa untuk melamarmu secara resmi” Jimin memotong perkataan Suga dengan mantap dan terlihat air mata bahagia mengalir di pipi Suga.
Namun tanpa suga sadari, tak jauh dari mereka berdua, seorang namja sedang menahan tangisnya agar tak jatuh. Dia terus tersenyum saat menatap senyum suga yang begitu bahagia. Namja itu adalah sahabat sang kekasih sekaligus secret lover suga. Dia bahkan membantu jimin melakukan hal seromantis ini. Ya, dia melakukan apapun untuk suga. Orang yang sangat ia cintai
***
Suga membuka pintu rumahnya dengan raut bahagia
aku pul- “
hahaha kau ini lucu sekali”
Suga menghentikan ucapannya setelah dia mendengar ada seorang wanita sedang tertawa. Suga terdiam beberapa saat lalu tersenyum bahagia. Saat ini ibunya sudah mulai tersenyum. Ani, ralat!!! Saat ini ibunya sudah mulai tertawa. Oh ayolah berapa lama dia tak mendengar sang eomma tertawa? Suga melangkahkan kakinya ke sumber suara. Namun langkah kakinya terhenti saat dia melihat sang eomma sedang duduk berhadapan dengan seorang lelaki yang tidak suga kenal.
ehm-“ merasa terabaikan, suga akhirnya berdehem untuk menyadari kehadirannya pada sang eomma. Kedua makhluk tersebut bersamaan menoleh kearas sumber suara
oh tuhan chagi, kau sudah pulang” sapa sang eomma sambil menghampiri suga
ne eomma” jawab suga sambil tersenyum
ahhh kau pasti lelah, mau makan apa?”
eomma, namja itu siapa?” bukannya menjawab pertanyaan sang eomma, suga malah mengalihkan pembicaraan. Sang eomma menoleh kearah namja yang dimaksud suga dan tersenyum lalu kembali menatap suga
biar eomma kenalkan ne” jawab sang eomma lalu menarik lengan suga untuk menghampiri namja yang usianya kira – kira 50 tahun itu
jisan, perkenalkan ini Min Yoon Gi anakku” kata sang eomma
oh jadi ini yang akan menjadi hyung anakku” jawab namja yang bernama jisan tersenyum sambil tersenyum, yang dikenalkan hanya mengernyitkan dahinya tidak mengerti “ halo yoongi, namaku Park Ji San. Calon appamu”
***
maafkan aku” sesal suga. Jimin hanya menghela nafasnya berat. Sebenarnya dia bersyukur sekali karna suga membatalkan pertemuannya dengan sang appa. Ya karna jiminpun harus melakukan sesuatu. Oke, jadi saat pertemuan suga dengan jisan itu sang eomma mengatakan bahwa malam ini mereka akan bertemu dengan calon adik suga dan juga membicarakan rencana pernikahan sang eomma dengan lelaki bersama Pakr Ji San tersebut.
baiklah. Tidak apa hyung” jawab jimin akhirnya. Terlihat senyum mengembang di bibir suga
uhhhh jiminie~~ gomawo” kata suga sambil mencubit pipi jimin
yaakkk hyung sakit” rengek jimin sambil memohon suga untuk melepaskan cubitannya
karna kau sudah mengijinkanku. Maka aku akan mengabulkan satu permintaanmu”
jinja? Apapun?”
ne. Apapun yang kau mau jimin”
Jimin terlihat berpikir apa yang akan dia minta
hmm baiklah, aku ingin kau menciumku sekarang”

PLETAK

awww hyung appo” jimin meringis kesakitan saat mendapat jitakan dari suga
suruh siapa otakmu yadong” pout suga
kan tadi kau bilang apapun”
aku tau, tapi tidak ditempat seperti ini bodoh”
wahhh benarkah? Kalau begitu ayo kita pulang ke apartmentku. Kita melakukan-“

PLETAK

Sekali lagi jimin mendapat jitakan gratis dari suga
aku tidak mauuuuu” suga berteriak sambil meninggalkan jimin

“ yakkk hyung tapi ini juga kan kau yang bilang” teriak jimin tak mau kalah
tidak untuk hal itu mesum” suga menjulurkan lidahnya ke arah jimin lalu pergi meninggalkan jimin yang terus tersenyum kearah suga.
jimin, eommaku sudah mendapatkan kembali kebahagiaannya, kumohon ijinkan aku sekali saja. Aku janji setelah ini selesai aku akan menemui appamu dan kalian berdua akan bertemu dengan eommaku’
tidak banyak yang ku pinta hyung. Aku hanya ingin kau menjadi milikku seutuhnya’ jimin
terimakasih jimin, kau sudah mau menjadi bagian dalam hidupku. Aku mencintaimu’ suga
***
Suga sudah siap dengan celana panjang hitamnya dan kaos putih yang dibalut jaket kulit hitam miliknya. Tak lupa dia mengenakan bannie hat dikepalanya. Oke, yang terakhir adalah sepatu. Suga mengambil sepatu kets hitam miliknya. Dan memasangkannya pada kakinya.
finish” suga tersenyum setelah semua sudah beres
omona, lihatlah anak eomma tampan sekali” yoonra menhampiri suga yang sedang bercermin. Suga membalikan badannya kearah sang eomma.
dan eomma juga yeoppo, ahhh ani. Eomma neomu yeoppo” kata suga sambil menunjukkan senyum manisnya.
aishhh kau ini sama seperti appamu saja. Kaja kita berangkat. Jisan bilang dia sudah sampai dengan adikmu”
woahhh benarkah? Kalau begitu ayo pergi, jangan sampai mereka menunggu kita terlalu lama”
***
aku ikut”
namja yang sedang merapikan dasinya itu langsung melirik sang anak
appa juga bilang apa, kau pasti tak akan menolak”
aku tidak akan ikut jika pacarku tidak membatalkan pertemuan kita”
Oke, jadi setelah kejadian dimana jimin melamar suga, jimin menunggu gelisah sang appa karna dia akan mengatakan bahwa besok malam dia akan mempertemukan pacarnya dengan sang appa. Namun jimin kesal karna sang appa malah mengatakan terlebih dahulu akan bertemu dengan eomma baru dan seorang hyung. Jimin sebenarnya senang, hanya saja momentnya yang tidak tepat. Malam itu juga jimin mengatakan tak akan ikut dan tetap akan mengenalkan sang pacar
mwo? Pacarmu membatalkan pertemuan kita? Bagaimana bisa?”
dia bilang ada urusan keluarga”
hmm baiklah kalau begitu. Jimin cepat ganti bajumu. Kita akan segera meluncur” jimin hanya mengangguk dan pergi kekamarnya untuk bersiap – siap.
***
Suga memarkirkan mobilnya di hotel lotte. Ya, yoonra dan jisan sudah membuat janji bertemu di Pierre Gagnaire. Suga dan yoonrapun langsung melangkahkan kakinya menuju Pierre Gagnaire dan menemukan jisan sedang duduk santai sambil berbicara dengan seorang namja yang membelakangi mereka. Senyum suga tiba –tiba memudar setelah semakin dekat dia mengenal suara tersebut.
jisan” yoonra memanggil jisan, dan jisan berdiri untuk menyambut yoonra dan suga. Bersama dengan itu namja yang membelakangi yoonra dan suga berdiri dan menampakkan wajah aslinya.
hay yoonra, perkenalkan anakku. Park Jimin”
***
aku akan mengatakannya pada appa”
tidak jimin, jangan”
kenapa? Kau ingin hubungan kita berakhir begitu saja?”
tidak jimin, tapi sungguh aku tak ingin melihat lagi raut sedih di wajah eommaku. Eomma bahagia disamping jisan”
dan kau tak bahagia disampingku? Kau ingin melihat raut sedih diwajahku hyung?” jimin memuncak. Dia benar – benar tidak habis pikir. Kenapa kekasihnya lebih memilih kebahagiaan sang eomma daripada dirinya?
jimin, kumohon jangan seperti ini. Aku sungguh bingung. Aku tak tau harus apa” sesuatu yang terbendung dimata suga akhirnya runtuh. Airmata suga lolos begitu saja menelusuri pipi putih pucatnya. Jimin yang melihat hal tersebut langsung memeluk sang kekasih
mianhae hyung, jeongmal mianhae”
***
Hari ini adalah hari dimana orangtua jimin dan suga menikah. Ya, jimin akhirnya menuruti kemauan suga karna dia tak tega melihat sang pacar menangis. Dia tak ingin suga menangis, dia hanya ingin suga tersenyum. Namun dibalik persetujuannya itu jimin menyimpan sebuah rencana. Rencana yang begitu kejam jika seseorang mengetahuinya. Jimin meninggalkan gereja setelah peresmian pernikahan jisan dan yoonra. Suga yang melihat hal itu bermaksud untuk mengejarnya namun tangannya ditahan oleh seseorang
biar aku saja hyung”
tapi- “
kau tetap disini untuk menjaga situasi. Jangan sampai orangtua kalian curiga dnegan ketidakhadiran kalian disini”
Suga mengangguk setuju dan namja tersebutpun pergi meninggalkan suga dan para tamu undangan untuk mengejar seorang Park Ji Min
***
Jimin tersenyum miris melihat goresan di batang pohon cherry disebuah taman
semuanya sudah berakhir jimin”
Jimin memiringkan senyumnya memperlihatkan smirknya
tidak, semuanya belum berakhir”
jimin, bangunlah dari mimpimu. Semuanya sudah berakhir hari ini. Kau tak mungkin membunuh jisan ahjussi atau yoonra ahjumma kan untuk mendapatkan yoongi hyung?”
jika iya memangnya kenapa hah?” jimin memutar badannya menghadap orang yang sedang ia ajak bicara “Apa pedulimu? Oh aku hampir lupa. Kau kan sudah sejak lama mengincar suga hyung. Dan kau berpikir ini adalah kesempatanmu untuk merebutnya dariku? Kau ingin merebut suga hyung dariku hah? Ohhh kau bodoh sekali taehyung. Kau pikir aku akan membiarkannya? Tidak akan pernah. Kau tak akan pernah bisa mengambil suga hyung dariku. Dia milikku. Kau tak akan bisa merebutnya dariku”

BUK

Sebuah pukulan berhasil mendarat di pipi cabi jimin
jaga ucapanmu jimin? Sekarang siapa yang sudah merebut yoongi hah? Kau atau aku? Dengar jimin. Aku lebih dulu dekat dengan yoongi hyung. Tapi kau merebutnya dari ku. Kau pikir aku tidak sakit hah? Berpura – pura tersenyum dan bahagia didepan kalian? Kau pikir bagaimana rasanya menjadi diriku? Baiklah, jika kau ingin aku merebut yoongi hyung. Aku akan merebutnya sekarang juga”
***
selamat datang di rumah baru” jisan berseru setelah membuka rumahnya
jisan, dimana jimin?” tanya yoonra yang tak melihat jimin menyambut kedatangan mereka
ahhh kau benar, kemana anak itu. Jimin dimana kau? Kenapa kau tak menyambut eomma dan hyung mu hah?” sang appa berteriak. Dia tau betul jika jam segini jimin sedang asyik tertidur
aishh, berisik sekali. Yaaa aku turun” jawab jimin sambil tak rela menuruni kasur kesayangannya tanpa ada niat untuk memakai atasannya. Ya, kebiasan jimin adalah tidur tanpa mengenakan atasan.
Jimin keluar dari kamarnya dan menuruni tangga menuju pintu ruang depan. saat jimin menuruni tangga, suga dapat melihat jimin toples dan menurut suga itu err- seksi. Suga menelan kasar ludahnya lalu menggeleng cepat. Jimin yang melihat itu hanya mengeluarkan smirknya
yakk anak bodoh. Apa yang kau lakukan hah? Cepat pakai bajumu. Tidak sopan sekali” perintah jisan
aish appa. Aku malas sekali kembali keatas” rengek jimin
sudahlah tak apa jisan. Jimin terlihat seksi seperti itu” goda yoonra
omo eomma gomawo” kata jimin akan memeluk sang eomma baru namun cepat dihalangi oleh sang appa
tidak boleh menyentuhnya, appa saja belum sama sekali menyentuhnya”
yak apa yang kau katakan jisan” pipi yoonra seketika memerah
tidak ada chagi. Baiklah jimin, kau antarkan hyungmu ke kamarnya ne”
siap appa” kata jimin lalu mendekatkan diri kepada appanya dan membisikkan sesuatu “ semoga malam ini kau sukses”
haha tentu jimin, dan kau akan mendapatkan adik”
huwaaa appa aku akan menunggu oke”
hey apa yang kalian bicarakan” selidik yoonra
ahhh tidak ada chagi, ja kita ke kamar. Kau pasti lelah” jisanpun membawa yoonra menuju kamar mereka, dan tinggallah jimin dan suga
hay hyung, selamat datang di rumahku” sapa jimin dengan tatapan yang err- seksi lagi dimata suga. Suga kembali menelan ludahnya kasar “ kau kenapa hyung?” jimin mendekati suga dan suga memundurkan langkahnya “hey, aku tak akan melakukan apapun hyung, tenanglah. Aku hanya ingin membawakan kopermu, kau pasti lelah sekali membawa koper sebesar ini” jimin mengambil koper suga dan berjalan menaiki tangga “ hyung, kau mau istirahat atau menjadi patung selamat datang dirumahku?” jimin menghentikan langkahnya saat menyadari bahwa suga tak mengikuti langkahnya, dan sugapun membuntuti jimin.
Jimin membuka pintu kamar disebelah kamarnya
kenapa hyung tak masuk?” jimin menatap heran pada suga karna dia hanya diam ditempat. Sugapun memasuki kamar barunya. Saat mereka sudah didalam kamar, jimin menutup pintunya dan menguncinya. Suga yang mendengar suara pintu dikunci itu langsung mengalihkan pandangan pada jimin
jimin kau mau ap-“
Belum selesai bicara jimin langsung mencium bibir suga dengan kasar
jimmm minnn eummmm” erang suga di sela – sela ciuman mereka. Suga terus mendorong bahu jimin agar menjauh darinya, namun itu sia – sia saja, bahkan sekarang jimin sudah menindih suga di atas kasur baru suga. Dengan ganas jimin mencium bibir mungil suga dengan nafsunya. Setelah bosan dengan bibirnya, jimin berpindah ke leher suga.
jimin, jangan ahhh lakukanhhh ituhhhh ku mohonnnn” erang suga memohon. Namun sepertinya jimin sudah dibakar nafsunya. Bukan menghentikannya, jimin malah membuat tanda keunguan disana
jim ahhhhh”
jimin, yoongi cepat turun. Kita makan siang dulu” teriak jisan dari bawah sana.
arghhhh” jimin menghentikan aktifitasnya lalu menatap tajam suga “ baiklah, kau selamat kali ini hyung. Tapi lain kali kau tak akan lolos dariku” ancam jimin lalu mengecup bibir suga sekilas. Jimin bangun lalu membuka kunci dan memutar knop pintu. Namun jimin membalikkan badannya setelah pintu terbuka “ tutupi tanda ku hyung. Yaa kalo kau tak ingin hubungan appaku dan eommamu berakhir sekarang” jimin memperlihatkan smirknya lalu menghilang dibalik pintu. Suga yang mendengar hal tersebut langsung bangun dan menghadap cermin. Ya, tanda keunguan milik jimin terlihat jelas disana
ahhh shit” suga mengajak surai caramelnya bingung akan melakukan apa.
Jimin duduk di depan jisan dan yoonra
hey dimana yoongi?”
suga hyung bilang dia mau ganti pakaian dulu”
suga hyung?” seketika wajah jimin menegang
hmm mian eomma, aku memanggil yoongi hyung dengan sebutan suga. Habis dia manis sekali seperti gula” yoonra tersenyum
kau cepat sekali akrab dengan yoongi”
tentu saja eomma. Kapan lagi aku memiliki hyung semanis suga hyung” semuanya tertawa kecil dan datanglah suga yang duduk disamping jimin. Ya karna memang tak ada tempat lain selain disamping jimin
yoongi, kenapa lehermu? Kenapa kau mengenakan pelster?” yoonra yang melihat plester dileher yoongi langsung khawatir
ah ini bukan apa – apa eomma. Aku tak sengaja menggoreskan kuku panjangku ke leher dan itu sedikit berdarah” bohong suga
aish sudah eomma katakan kau harus memotong kukumu”
ne eomma, aku akan memotong kukuku” jawab suga
ahhh baiklah, mungkin appa ada sedikit pemberitahuan untuk kalian sebelum kita memulai makan siang”
apa itu appa?” tanya jimin
appa kembali ditugaskan ke busan jimin. Kabar baiknya, kita tak akan pindah karna aku hanya sebulan disana. Dan aku akan meninggalkan kalian berdua disini dan hanya pergi dengan yoonra”
woahhh benarkah itu? Kapan kalian pergi?” tanya jimin antusias
kita pergi besok pagi. Yoongi, maukah kau menjaga jimin disini?” tanya jisan pada suga.
ne?” suga yang mendapat pertanyaan merasa kaget karna ada hal lain yang ia pikirkan. Jika mereka tak ada dirumah, otomatis hanya akan ada jimin dan suga disini, dan itu akan membuat jimin semakin berani melakukan hal apapun pada dirinya.
ya, kau mau kan menjaga jimin disini?” tanya jisan kembali
oh tentu appa, aku akan menjaganya” jawab suga dengan senyum yang dipaksakan. Yoonra dapat melihat hal itu. Ya, dia tau jika anaknya sedang gelisah
***
Suga berdiri di depan kaca kamarnya. Memandang kosong pemandangan malam yang sebenarnya tidak buruk. Terdengar suara pintu dibuka dan dikunci. Suga yang mendengarkan langsung menoleh kearah pintu dan mendapati Jimin sudah berada disana
jimin, mau apa kau?” tanya Suga sedikit takut, namun tak diperlihatkan olehnya
aku, hanya ingin bersenang senang denganmu. Ahhh ani, maksudku melanjutkan kesenangan kita yang tadi siang tertunda” jawab Jimin dengan smirk diwajahnya
jangan jimin, jangan lakukan itu” jawab Suga sambil memundurkan langkahnya saat Jimin mencoba menepis jarak diantara mereka. Namun sepertinya Suga kalah cepat dengan Jimin. Saat Suga akan menghindar, dengan cepat lengan Suga ditarik keras oleh Jimin dan itu membuat tubuh Suga terhempas diatas kasur
arrgghhh” Suga mengerang kesakitan saat tubuhnya terhempas keras keatas kasur. Dengan cepat Jimin menindih Suga dan kembali memeprlihatkan smirk diwajahnya.
aku mencintaimu hyung, jeongmal saranghaeyo” ucapan tulus Jimin keluar dari mulutnya dan kemudian mendekatkan bibir mereka, mencoba untuk menikmati bibir manis Suga

Tok Tok Tok

sial” Jimin kembali menggerutu saat dia kembali gagal untuk ‘menikmati’ orang yang dia cinta. Jimin turun dari tubuh Suga dan berjalan menuju arah pintu. Dia memutar kunci dan membuka pintu kamar dan nampaklah Yoon Ra disana
jimin? Apa yang kau lakukan didalam?” tanya Yoon Ra heran
ahhh eomma, itu ... tadi ... tadi saat aku melewati kamar Suga hyung, aku mendengar dia menangis. Lalu aku mencoba memeriksa keadaannya, dan dia sangat ketakutan sekali. Tapi setelah itu dia memintaku untuk menemaninya dan mengunci pintu” bohong Jimin. Terlihat raut wajah gelisah Yoon Ra. Diapun masuk ke kamar Suga dan melihat Suga terduduk diatas ranjang dengan wajah ketakutannya.
Yoongi-ah gwaenchana?” tanya Yoon Ra sambil memeluk Suga, Suga hanya menjawab dengan anggukan kepalanya saja
gwaenchana, eomma disini untuk menemanimu tidur ne”
Jimin yang melihat kejadian tak terduganya meresa heran,
memangnya ada apa dengan Suga hyung? Dan kenapa Yoon Ra eomma sangat mengkhawatirkannya? Padahal aku tadikan bohong’

***
appa berangkat dulu ne” Jisan berkata
ne, kalian hati – hati lah” jawab Jimin. Saat ini mereka sudah berada di airport untuk pergi meninggalkan Jimin dan Suga. Namun sepertinya Suga tak ingin ditinggalkan sang eomma, tangannya terus melingkar erat dilengan eommanya
Yoongi, eomma tak lama pergi. Jangan seperti ini ne, dan sekarang kau tidak sendirian. Ada Jimin yang menemanimu” tenang Yoon Ra. Suga hanya menundukan kepalanya tak menjawab perkataan sang eomma. Suga mengutuk dirinya sendiri yang tak bisa berkata jujur. Dia terlalu takut untuk ditinggalkan hanya berdua degan Jimin. Saat masih ada sang eomma, Jimin berani melakukan hal – hal diluar dugaannya. Dan sekarang mereka ditinggalkan hanya berdua? Apa yang akan terjadi nanti
Jimin-ah, aku harap kau mau menjaga Yoongi”
siap eomma, aku akan menjaganya” jawab Jimin semangat.

penumpang pesawat jurusan Busan harap segera ceck in dikarenakan 10 menit lagi pesawat akan berangkat’

Terdengar info untuk pesawat yang ditumpangi Yoon Ra dan Jisan. Dengan berat hati Suga harus melepas genggaman tangannya dan pasrah dengan apa yang akan terjadi padanya nanti
aku mencintaimu eomma” kata Suga
eomma juga sayang” Yoon Ra mencium kening Suga sebelum dia benar – benar pergi meninggalkannya bersama Jimin
yaampun, mengharukan sekali” kata Jimin “ hey, hyung. Sampai kapan kau berdiri seperti itu? Kau tak ingin pulang?” merasa tak ada jawaban, Jimin bertanya dengan harapan ada sebuah kata keluar dari mulut Suga
ne, kajja kita pulang” akhirnya apa yang Jimin harapkan terkabulkan. Dia begitu senang ucapannya mendapat respon.
ne, kajja” ajak Jimin girang sambil melingkari tangannya dilengan Suga dan membawanya ke parkiran mobil
Jimin ... “ Suga yang merasa tidak nyaman mencoba meloloskan lengannya dari genggaman tangan Jimin
wae hyung? Kau tidak nyaman? Mianhae” kata Jimin menyesal lalu melepas genggamannya dengan sangat tidak rela. Suga melihat bahwa Jimin benar – benar ingin memeluknya. Wajahnya saat ini berbeda dengan kemarin. Oh tuhan apa Suga terlalu jahat pada Jimin? Tapi bagaimanapun Suga harus menjaga jarak dengan Jimin.
Suga dan Jimin sudah berada didalam mobil dengan Jimin yang mengendarainya. Suasana begitu sepi, tak ada yang berbicara dan hanya fokus pada pikiran masing – masing.
kau tak lapar hyung?” Jimin yang mulai bosan akhirnya membuka percakapan
hmm ... “ Suga mencoba merasakan perutnya dan dia merasa perih “ aku, lapar Jimin” jawab Suga
bagaimana jika kita makan dulu sebelum sampai kerumah?”
makan? Dimana?”
Jimin tak menjawab, dia hanya menunjukan senyum manisnya dan Suga hanya mengernyitkan dahinya tak mengerti
***
Jimin memarkirkan mobilnya didepan sebuah cafe, cafe yang sangat Suga kenal
Jimin, kita untuk apa kesini?”
makan. Bukankah hyung lapar?” oke Jimin, sepertinya kau harus memeriksa otakmu. Maksud Suga adalah kenapa kau membawanya kemari? Ke cafe dimana kau melamarnya? Jimin menoleh kearah Suga dan tersenyum “ kita sudah lama tidak kesini, tak apa kan hyung jika kita masih tetap ketempat ini walau kita sudah tak ada hubungan apa – apa?” terlihat wajah memohon Jimin. Ohh shittt sekali lagi Suga merasa bersalah. Dia benar – benar tida bisa berpikir saat mendapati perlakuan manis Jimin kembali didapatinya? Bagaimanapun bukan hanya Jimin yang merindukan Suga, tapi Suga pun merindukan Jimin. Sangat merindukan Jimin.
Suga mengangguk menyetujui permintaan Jimin dan Jimin tersenyum bahagia
gomawo hyung”
Jimin dan Suga keluar dari mobil dan memasuki cafe tersenyum. Namun tanpa mereka ketahui bahwa sahabat – sahabatnya sudah ada didalam menunggu mereka kembali untuk berkumpul seperti dulu
hey lihat, itu Suga hyung dan Jimin hyung” teriak suara Jungkook disana. Semua menoleh
woaaa mereka kembali” teriak Rapmon.
kau merencanakan ini?” tanya Suga pada Jimin
sungguh aku tak tau hyung” jawab Jimin jujur
lalu siapa?” Suga dan Jimin melihat kearah teman – temannya dan terlihatlah orang yang sangat dekat dengan mereka
V” kata Suga dan Jimin bersamaan
kalian apa kabar?” tanya Jin saat Suga dan Jimin sudah duduk
kabar ku baik” jawab Suga
aku? Hey, sejak kapan kau hanya mengatakan Ku?” tanya Jhope heran sekaligus meledek. Yaaa biasanya mereka mengatakan kata ‘kami’ bukan ‘ku’ atau ‘aku’
oh ayolah, jangan berpura – pura tidak tau” jengah Jimin
hmm .. pura – pura apa Jim?” tanya Jin hati – hati
aku tau, V sudah menceritakan semuanya” jawab Jimin. Semua terdiam dan terlihat Suga menundukan kepalanya. Dan V sendiri hanya dapat menunjukan wajah polosnya yang seakan mengatakan ‘ya memang aku, aku minta maaf’
jimin ... “
aku baik – baik saja. Kami baik – baik saja. Ini permintaan Suga hyung, permintan orang yang sangat aku sayang. Aku tak bisa menolaknya” terlihat Jimin membendung airmatanya, sedangkan Suga sudah meneteskan airmatanya.
hyung, kau menangis?” Jungkook yang ada disamping Suga langsung menyadari isakan sang hyung
apa aku jahat?” tanya Suga dengan masih menundukan kepalanya “ apa aku terlalu jahat? Atau sangat jahat?” kali ini Suga mengangkat kepalanya dan memperlihatkan tangisannya
hyung ... “ jimin yang tak menyangka hanya sedikit panik saat melihat suga menangis
jika kau tersiksa, aku akan pergi jimin” itulah kalimat terakhir suga sebelum dia benar – benar pergi berlari meninggalkan teman – temannya termasuk jimin
HYUNGGGG ... “
***
Suga terus berlari tanpa tau akan kemana kakinya melangkah. Hingga dia merasa lelah dan duduk disebuah gedung yang ntahlah itu gedung apa. Gedung tua yang sudah sangat tidak terawat dan mungkin sangat cocok jika mengadakan shooting film horor disana.
hah .. hah .. hah” Suga mencoba menetralkan nafasnya sambil memejamkan matanya
hay manis, kita bertemu kembali” samar – samar terdengar seseorang berbicara didepan Suga. Suga membuka matanya perlahan dan mendapatkan sosok namja paruh baya berada di depannya.
kau ... “ Suga tercengang saat mengetahui siapa namja tersebut.
hey sabar manis, aku tak akan melukaimu. Sungguh” namja tersebut membelai pipi Suga
jangan sentuh aku keparat” Suga menepis tangan sang namja
ck .. “ sang namja hanya memiringkan senyumnya memeprlihatkan smirknya “ kau tak berubah dari dulu eoh” sang namja menatap tajam ke arah Suga. Suga yang ketakutan mencoba untuk menghindari tatapan itu dengan memejamkan matanya.
aaaaaa .. hentikan ahjussi kumohon hiks hiks hiks” bukan ketenangan yang Suga dapatkan saat menutup matanya. Dia justru mengingat tatapan tajam itu. Tatapan yang membunuh sang appa dan juga memperkosa dirinya.
hentikan? Apa yang harsu aku hentikan hmm?” sang namja hanya memperlihatkan smirknya sambil menelusuri tubuh putih yoongi. “ kau semakin sexy yoongi-ya “ namja tersebut meletakkan tangannya di paha Suga dan membelainya lembut

PLAK

Dengan refleks Suga menampar sang namja dan berdiri mencoba untuk kabur. Namun langkahnya terlalu lamban karan namja yang dipanggil ahjussi tersebut malah menahan kakiny hingga Suga terjatuh.
arrghhh” erang Suga kesakitan
kau mau kemana manis? Kau ingin pergi? Bukankah kau sendiri yang mendatangiku kemari? Jadi aku rasa kau harus bertanggungjawab sebelum kau pergi hahahaha “ namja tersebut membalikan tubuh yoongi dan langsung mencium nafsu bibr yoongi
eummmpphhh ah .. juss ... shi “ erangan yoongi tertahan saat bibirnya di gigit kasar oleh namja tersebut. Yoongi mencoba melawan dengan terus mendorong bahu namja tesebut, namun tak berhasil, justru ciumannya semakin liar.
Saat sang namja sedang menikmati leher putih Suga, tiba – tiba seseorang menariknya bangun dan membalikkan badannya dan

BUK

Pukulan keras mendarah di pipinya hingga dia terjungkai jauh dari hadapannya.
Suga yang merasa ada yang menyelamatkan langsung membuka matanya dan melihat wajah sang penyelamat. Suga tersenyum lalu memelukknya
Jimin” Suga memeluk erat tubuh Jimin dan menangis di bahunya. Sedangkan namja yang dipukul oleh Jimin hanya menyeka darah yang keluar dari sudut bibirnya
wahhh aku lupa kau sudah besar dan memiliki seorang pacar” namja tersebut kembali memeprlihatkan smirknya.
jangan pernah menyentuh kekasihnya bajingan” Jimin sudah dibuat marah dipuncaknya. Bagaimana bisa dia tak marah melihat kekasihnya, ahh maaf diralat. Melihat seseorang yang sangat ia cintai disetubuhi oleh namja lain? Rasanya Jimin ingin membunuh namja tersebut jika Suga tak memeluknya erat
Jimin apa kau baik – baik saja?” terdengar suara seseorang menghampiri dan Suga melihat Taehyung disana
pergilah ke Taehyung, aku akan mengurusnya” bisik Jimin
tapi jim .. “
cepat hyung. Taehyung bawa Suga pergi” teriak Jimin. Taehyung hanya menganggukan kepalannya dan membawa Suga melepas pelukannya
Tae .. “ Suga mencoba menolak
tenang hyung, aku sudah menelpon polisi dan mereka akan segera kemari” Taehyung terus membawa Suga pergi walau tatapan Suga tak pernah lepas dari Jimin
wow nyalimu besar sekali anak muda. Siapa namamu?” tanya namja tersebut
namaku Park Ji Min”
ohhh Park Ji Min. Apa yang kau mau dari ku hah? Bukankah, kau sudah mengambil kembali kekasih bodohmu itu?” namja tersebut terus mendekat kearah Jimin.
dia tidak bodoh, tapi kau yang bodoh”
ck .. kenapa kau begitu marah padaku hah? Tunggu, apa kau belum pernah menyentuhnya? Wahhh benarkah itu? Kasian sekali kau ya hahaha” Jimin yang mendengarkan hal itu benar – benar sudah tidak tahan. Tangannya sudah dia kepal erat – erat untuk memukul namja tersebut “ kau tau, rasanya saat menyentuhnya itu nik .. “

BUK

Sebelum namja itu menyelesaikan perkataannya, Jimin sudah melayangkan tinjunya dan tepat pada sasaran. Dagu namja tersebut.
Tiba – tiba terdengar sirene polisi dan Jimin akhirnya tersenyum puas
selamat menikmati sisa hidupmu di penjara” kata Jimin sambil membalikkan badannya bermaksud meninggalkan namja yang sudah tak berdaya tersebut. Namun tanpa Jimin ketahui, sang namja sudah memegang pistolnya dan menembakkan peluru kearah Jimin. Suga yang melihat hal itu sontak berteriak ke arahnya
JIMIN AWAS!!!” Jimin yang mendapatkan peringatan kehati – hatian dari Suga langsung membalikkan badannya dan peluru tersebut tembus pada perutnya
JIMINNNNNNNNN”
***
Jimin mengerjapkan matanya untuk membuat sang mata menerima cahaya cahaya masuk ke retina matanya.
arrggghhh “ Jimin merasakan kesakitan saat menggerakkan tubuhnya. Suga yang tidur disamping Jimin dan merasakan pergerakan Jimin, Suga langsung bangkit dan melihat kondisi Jimin
Jimin, kau sudah bangun? Dokter bilang kau tak boleh banyak bergerak dulu. Kau perlu apa? Biar hyung ambilkan?” Tawar Suga. Jimin tersenyum mendapatkan kembali perlakuan manis Suga.
tidak hyung, aku hanya ingin kamu” jawab Jimin mantap sambil tersenyum kearah Suga. Suga yang merasa dibutuhkan, langsung tersenyum malu ke arah Jimin dan menggenggam tangan Jimin
hyung akan selalu berada disini Jimin”
***
Sudah satu minggu Jimin dirumah sakit dan keadaannya membaik bahkan sangat baik.
yaaaa akhirnya aku pulang” Jimin loncat – loncat kegirangan saat dia tiba dirumah.
yaakkk Jimini~ jangan loncat – loncat seperti itu. Lukamu belum kering dan masih basah” teriak Suga
hehe mian hyung, aku terlalu senang pulang dan dirumah sakit itu sungguh sangat membosankan” jawab Jimin. Suga hanya menggelengkan kepala heran dengan tingkah kekanak – kanakan Jimin. Suga membawa koper Jimin ke tangga untuk dia bereskan di kamar Jimin.
kau mau kemana hyung?” tanya Jimin
membereskan bajumu” teriak Suga tanpa menoleh kearah Jimin.
aku ikut” jawab Jimin yang langsung menyusul sang hyung.
Saat sampai dikamar Jimin, Suga langsung membuka lemari dan koper Jimin lalu mebereskannya.
Saat sedang sibuk membereskannya, tiba – tiba sebuah tangan melingkar di perut Suga.
Jim .. “ Suga yang mengetahui bahwa Jimin memeluknya, mencoba untuk melepaskan pelukannya.
ssstttt biarkan seperti ini hyung, sebentar saja ku mohon” Jimin terus memeluk erat tubuh Suga. Begitu nyaman dan penuh kasih sayang. Namun pelukan ini lebih terasa seperti pelukan rindu. Ya, Suga merasakannya. Merasakan rindu Jimin padanya. Suga hanya bisa menikmati pelukan Jimin tanpa ada niat untuk mengakhirinya. Karna jujur, Suga juga sangat merindukan Jimin. Jimin masih setia memeluk Suga dan sekarang ditambah Jimin mencium tengkuk Suga
jimin .. “ suara lembut Suga terdengar begitu sexy ditelinga Jimin hingga dia ingin melakukkannya lebih. Jimin terus mengecup tengkuk Suga dan beralih ke telinga Suga. Suga hanya bisa memejamkan matanya dan menggigit bibir bawahnya untuk menahan desahannya agar tidak keluar.
hyung, maukah kau tidur denganku?” nafas Jimin begitu terasa ditelinga Suga saat Jimin berbicara tepat ditelinganya dan membuat desahannya lolos
ahhhhh” Jimin yang mendengarkan desahan Suga langsung tersenyum dan membawa Suga tidur dikasurnya.
aku akan membuatmu nyaman hyung, aku janji. Kau tak akan pernah bisa menolakku lagi” ucap Jimin sebelum dia benar benar menikmati tubuh Suga dan membuat Suga terus mengerang keenakan.
***
Suga mengerjap – ngerjapkan kelopak matanya setelah tidur beberapa jam
eunghh~” sebuah lenguhan terdengar saat Suga hendak beranjak dari ranjang. Suga melihat sebuah tangan masih setia melingkar dipinggang Suga.
Jimin, aku harus mandi eoh” Suga mencoba menyingkirkan tangan Jimin dari tubuhnya namun tidak berhasil
jim .. “
kita mandi bersama hyung” sebelum Suga melayangkan protesnya, Jimin segera memeluk erat tubuh Suga dan memotong perkataan Suga
***
Suga dan Jimin turun dari mobilnya menuju ke kampus mereka. Semua pandangan tertuju pada mereka. Bukan apa, tapi mereka kembali seperti biasa. Bercanda bersama, bergandengan tangan (tolong baca Jimin yang terus menggenggam tangan Suga) bahkan Jimin berani mencium Suga tanpa ada penolakan dari sang empu.
Taehyung-ah apa aku tidak salah lihat” Taehyung yang merasa dipanggil akhirnya meletakan buku yang ia baca.
memangnya kau melihat apa hobie hyung?” tanya Taehyung kepada namja yang dipanggil hobie hyung tersebut.
itu Jimin dan Suga? Benarkah? Coba pukul aku Tae jika aku salah lihat” jawab Hoseok sambil menunjuk ke arah 2 namja yang sedang terlihat saling jatuh cinta. Taehyung menelusuri telunjuk Hoseok untuk melihat apa yang hyungnya lihat. Dan betapa terkagetnya Taehyung saat melihat apa yng hyungnya lihat.
Jimin dan Suga yang melihat Taehyung dan Hoseok yang sedang duduk di bangku taman langsung menghampiri mereka berdua.
hay apa yang kalian lakukan disini?” tanya jimin pada Taehyung dan Hoseok lalu meminum jus jeruk entah milik siapa
yakkk jimin, mintalah sebelum kau minum” kata Suga sambil menjitak kepala Jimin
aish maaf hyung, aku haus. Oke baiklah ntah ini punya kau atau Hobie hyung, terimakasih atas Jus ya” kata Jimin dengan suara dibuat seimut mungkin.
oh ya sedang apa kalian disini?” tanga Suga
ahh kami hanya bersantai saja” jawab Hoseok yang mendapat anggukan dari Suga
lalu yang lain?”
mereka sudah kekelas duluan tadi”
ahhh begitu eoh. Hmm Jimin sepertinya aku juga harus kekelas. Aku duluan ne, bye” Suga melambaikan tangan kearah ketiga makhluk yang dikenalnya.
jimin, apa yang terjadi? Kenapa kau bisa seakrab itu dengan Suga hyung?” taehyung yang sudah penasaran tak bisa lagi membiarkan dirinya mati penasaran. Dia langsung to the point ke Jimin. Jimin yang merasa dipanggil dan ditanya hanya menatap heran kearah Taehyung sahabatnya.
eoh? Tidak terjadi apa apa eoh. Aku dan Suga hyung tidak ada apa – apa. Apa salah seorang namdongsaeng dan hyung seakrab itu?”
tidak Jimin! Itu bukan prilaku hyung dan namdongsaeng, tapi itu prilaku pasangan kekasih” telak Hoseok
benarkah?” jawab Jimin antusias dan tersneyum – senyum sendiri

***
Sudah hampir satu bulan lebih Suga dan Jimin ditinggal oleh Jisan dan Yoonra
huft eomma kapan pulang” kata Suga sambil mempoutkan bibirnya. Jimin yang gemas akan tingkah Suga langsung mengecup bibir Suga yang dipoutkan.
memangnya kenapa hmm? Kan ada aku yang menemani hyung” jawab Jimin sambil memasukan cemilan kemulutnya dan menguyahnya.
Saat ini mereka sedang diruang tengah dengan sura televisi yang entah menanyangkan berita atau drama apa, Suga dan Jimin tidak peduli. Mereka hanya memakan cemilan mereka dengan wajah bosan ya.
uhhhh Jimin aku benar – benar bosan” Suga yang sudah tak tahan dengan kebosanannya hari ini, langsung meledakkan isi hati yang sebenarnya.
aku pun hyung. Apa yang akan kita lakukan sekarang?” timpal Jimin, terlihat Suga sedang berpikir dan tak lama tersneyum
ahhh Jimin kita main di taman saja yuk” kata Suga semangat
ahhhh panas hyung~” rengek Jimin
lalu kita mau apa?” jawab Suga. Terlihat mereka berdua berpikir keras. Tidak bukan mereka tapi hanya Suga yang memikirkannya. Lalu apa yang Jimin pikirkan? Hmm baiklah, aku rasa kalian bisa menebaknya. Saat ini Jimin sedang memikirkan betapa enaknya kembali berada di atas Suga. Ahhh tolong salah satu dari kalian pulihkan pikiran Jimin dari otak mesumnya. Oke Jimin tau jika Jimin mengajak langsung Suga, Suga akan menolak mentah mentah seperti yang terjadi minggu kemarin yang membuat semua barang barang milik Jimin hancur karna Suga mengamuk di paksa Jimin. Dan Jimin tak ingin jika barang barang rumah bernasib sama seperti barang miliknya. Jimin terlihat berpikir bagaimana caranya agar Suga mau tidur kembali dengannya.
Setelah beberapa menit, Jimin akhirnya mengeluarkan smirknya. Kalian pasti sudah tau apa yang terjadi. Ya, Jimin menemukan jalan keluar agar sang hyung mau tidur lagi dengan ya.
hyung” kata Jimin
hmm” terdengar Suga menjawab dengan malas karna tak tau harus bagaimana cara melawan kebosanannya
aku punya ide agar kita tak bosan” jawab Jimin
benarkah? Apa itu?” Suga yang tadinya sudah tak berdaya(?) langsung bangkit saat Jimin mengatakan memiliki ide untuk melawan kebosanan mereka
bagaimana jika kita bermain True or Dare?” jawab Jimin mantap. Terlihat Suga berpikir, ya biasanya mereka bersama dengan sahabat – sahabatnya yang lain melakukan hal ini jika mereka bosan
hmm boleh juga” Suga mengiyakan ajakan Jimin tanpa berpikir negative sekalianpun. Oh ayo kawan tolong ingatkan Suga, jika permainan ini sudah selesai maka Suga harus membunuhnya.
baiklah, agar adil kita bermain gunting batu kertas dulu untuk mengetahui siapa yang akan duluan bermain. Yang kalah main duluan” jawab Jimin semangat
baiklah” jawab Suga semangat juga. Merekapun memulai gunting batu kertas dengan hasil Suga gunting dan Jimin kertas.
yaaaaa kau kalah Jimin, kau mulai duluan oke” kata Suga semangat
ahhhh aku kalah. Baiklah aku memilih True” jawab Jimin
hmm oke, sebentar” jawab Suga sambil berpikir. Apa yang harus diketahui dari si bantet sexy ini?
hmm Jimin-ah, apa kau sedang jatuh cinta?” tanya Suga penuh kehati-hatian.
mwo?” Jimin yang mendapatkan pertanyaan tersebut terkaget lalu dia memikirkan perkataan apa yang akan dilontarkan kepada mantan kekasihnya ini “ hmm, ya hyung. Aku sedang jatuh cinta” jawab Jimin semangat. Mendengar hal itu, ntah mengapa hati Suga merasa sakit. Namun bukan Suga jika dia tak pernah bisa menyembunyikan perasaannya yang sebenarnya. Hanya Jimin yang tau apa yang Suga rasakan saat ini.
baiklah, True sudah selesai. Jadi sekarang giliran kau hyung. Kau memilih True or Dare?” tanya Jimin
aku memilih dare” jawab Suga yang membuat Jimin tersenyum penuh kemenangan.
hmm baiklah, Dare yaa~” Jimin berpura-pura berpikir sampai dia bangun dari duduknya dan mengelilingi sofa yang mereka dudukin sampai dia berada di belakang Suga dan mendekatkan mulutnya ketelinga Suga. “ aku ingin kau berada dibawahku hyung” Jimin dengan sengaja menghembuskan nafas tepat ditelinga Suga, membuat Suga bergidik. Suga benar – benar mengutuk dirinya, kenapa dia sampai tak berpikiran kearah sana? Oh ayolah Min Yoon Gi. Park Ji Min tetaplah seorang bantet playboy “ ayo hyung, aku sudah tak sabar” Jimin menarik – narik tangan Suga. Suga yang kalah harus sportif dalam menjalankan hukumannya. Namun Suga berjanji dalam hatinya akan memukul Jimin setelah Darenya dia selesai.
***
Yoonra dan Jisan sudah sampai di depan rumah mereka. Yaa, mereka pulang tanpa memberitahu Jimin dan Suga karna ingin memberikan kejutan kepada kedua anak mereka. Yoonra membuka pintu dan terlihat tak ada siapa siapa disana. Hanya suara televisi yang memperlihatkan sebuah berita dan beberapa cemilan yang sudah kosong. Yoonra tersneyum melihat hal itu. Karna itu berarti anaknya berada dirumah.
chagi aku ingin bertemu Suga dulu ne” kata Yoonra kepada Jisan yang sedang sibuk menarik koper miliknya dan milik Yoonra
tentu chagi. Tapi jangan lama – lama ne. Kau harus istirahat.” Jawab Jisan tersenyum
terimakasih sayang” jawab Yoonra yang langsung menuju tangga untuk dinaikinya.
Saat Yoonra sampai di depan pintu kamar Suga, dia pun bermaksud membuka pintu kamarnya namun saat dia sudah memutar knop pintunya, Yoonra berhenti karna dia mendengar suara desahan di balik pintu kamar Jimin. Yoonra yang penasaran dengan apa yang terjadi didalam kamar Jimin mengurungkan niatnya untuk membuka kamar Suga, dan sekarang malah membuka pintu kamar Jimin. Saat knop pintu diputar dan pintu dibuka, betapa terkejutnya Yoonra melihat Jimin sedang mencumbu Suga.
Ji .. min .. Yoon .. gi “ Yoonra memegang dadanya sakit “ arrggghhhh”
Suga yang melihat sang eomma berada diambang pintu dengan kesakitan langsung mendorong keras tubuh Jimin dan langsung menghampiri sang eomma
eommaaaaaaa, eomma gwaenchana? Eomma bertahanlah, kita akan kerumah sakit sekarang” Suga membopong tubuh Yoon Ra menuju ke dalam mobilnya tanpa memperdulikan tubuhnya yang telanjang dada dan suara teriakan Jisan.
***
Suga terus menangis dalam dekapan Taehyung. Sedangkan Jimin duduk berada sedikit jauh dari Taehyung dan Suga sambil terus mengacak rambutnya. Lalu dimana Jisan? Jisan tentu ada disana. Dia sedang berjalan bolak balik di depan pintu UGD dengan wajah gelisahnya. Tak lama pintu UGD terbuka dan semua menghampiri sang dokter.
euisa bagaimana keadaan istriku?” tanya Jisan
Ahjuma bagaimana keadaan eomma” tanya Suga dengan nada gemetar karena masih menangis
Yoongi, ahjumma harus berbicara dengan kalian. Ja kita keruangan ahjumma”
Semuanya berjalan mengikuti langkah sang dokter, sampai mereka masuk ke dalam sebuah ruangan
duduklah” titah sanga dokter. Suga dan Jisan duduk, sedangkan Jimin dan taehyung berdiri di belakang mereka.
Yoongi, kau ingat pesan ahjumma 2 tahun lalu? Setelah kecelakaan appamu dan juga meninggalnya appamu, jangan pernah kau membuatnya kaget karena 2 tahun lalu hampir saja eommamu meninggal. Namun kau bersyukur karna tuhan masih memberikan eommamu kesempatan untuk hidup kembali. Tapi apa kau ingta point penting yang ahjumma katakan padamu 2 tahun yang lalu?”
jika penyakit jantungnya kumat, maka hanya bisa ditolong oleh seorang pendonor jantung”
waktumu hanya 1 minggu untuk mencari pendonor jantung tersebut. Jika kau tak menemukannya, maka eommamu tak akan selamat”
Suga terdiam dalam duduknya, sedangkan Jisan sudah bangun dari duduknya dan menghampiri Jimin dan Taehyung.
BUK
Sebuah pukulan keras melayang di pipi Jimin hingga dia tersungkur ke dinding.
APPA” teriak Suga saat mengetahui Jimin dipukul oleh Jisan lalu memeluk tubuh Jimin
menyingkir Yoongi, anak ini harus diberi pelajaran” teriak Jisan
tidak, Jimin tidak salah. Jika memang dia salah, appa juga harus memukulku. Karena aku juga penyebab eomma seperti ini” jelas Yoongi masih dengan isakannya dan pelukan erat Jimin.
arrggghhhhh terserah kalian” Jisan meremas rambutnya kasar lalu pergi
Yoongi, Jimin. Kalian belum makan. Kita makan ne” ajak Taehyung
***
Suga berlari kearah teman – temannya
Suga hyung, wae?” Jungkook yang melihat sang hyungh berlari kearah mereka menanyakan langsung apa ada dengannya
Jungkook, apa Jimin datang kerumahmu?” tanya Suga, terlihat Jungkook berpikir
hmm Jimin hyung sudah lama tidak datang kerumah” jawab Jungkook seadanya. Terlihat raut kecewa di wajah Suga lalu melihat kearah yang lain mencoba untuk mencari jawaban, namun mereka semua menggelengkan kepalanya tanda bahwa Jimin tidak pernah datang lagi kerumah teman – temannya
apa terjadi sesuatu dengan kalian? Aku lihat 3 hari kemarin kalian biasa biasa saja” tanya Jin penasaran.
Jimin sudah tidak ada di rumah sudah 2 hari hyung. Aku mengkawatirkannya” jawab Suga dengan nada cemas
hmm kau tidak mencoba menanyakan kepada Taehyung. Mereka kan bersahabat sejak kecil. Aku rasa Jimin datang kerumahnya” timpal Namjoon
ahhhh Namjoon hyung benar” timpal Hoseok juga. Terlihat Suga berpikir lalu mengangguk
terimakasih bantuan kalian” kata Suga tersenyum lalu pergi
***
Tok Tok Tok
Taehyung membuka pintu rumahnya saat ada seseorang yang mengetuk pintu rumahnya
Taehyung, apa Jimin didalam?” Suga yang sudah tak tahan langsung masuk dan mencari Jimin disetiap sudut rumah Taheyung.
hyung .. “
Taehyung dimana kau sembunyikan Jimin hah” Suga yang tak berhasil mendapatkan sosok Jimin dirumah Taehyung langsung mengeluarkan amarahnya dan menangis. Taehyung yang melihat hal ini langsung memeluk erat Suga
sabar hyung, Jimin pasti akan pulang. Tenanglah, dia akan pulang. Aku berjanji padamu akan mencari Jimin dan menyuruhnya pulang” tenang Taehyung yang mendapatkan anggukan dari kepala Suga.
***
Ini adalah hari kelima setelah Yoonra masuk rumah sakit, namun dia belum mendapatkan seorang pendonor. Padahal Jisan sudah membuat iklan dengan hadiah yang sangat berlimpah untuk keluarga yang rela memberikan salah satu jantung anggota keluarganya. Oh ayolah, siapa yang akan mengorbankan keluarganya hanya karna sejumlah uang? Jika ada, aku tidak tau apa yang keluarganya pikirkan.
Yoongi-ssi, anda dipanggil oleh eusia Min” seorang perawat datang menghampiri Suga yang sedang duduk dihadapan sang eomma
ahhh nde? Gomawo, aku akan segera kesana” jawab Suga lembut dan sang perawatmu pergi meninggalkannya.
eomma, aku akan segera kembali nde” kata Suga sambil mencium tangan sang eomma lalu pergi ke ruang euisa Min
ahjumma memanggilku?” tanya Suga setelah dia masuk kedalam ruangan sang dokter
ahhhh Yoongi, kau datang juga” sambut dokter Min “ ahjumma ada kabar gembira untukmu” sambung dokter Min
kabar gembira? Apa itu?” tanya Suga penasaran
ada seseorang yang akan mendonorkan jantungnya untuk eommamu” jawab dokter Min
be-benarkah? Ahjumma kau sedang tidak bercanda kan?” tegas Yoongi
hey, untuk apa ahjumma bercanda dengan taruhan nyawa seseorang? Apalagi nyawa itu adalah nyawa eonnieku” jawab ahjumma
oh tuhan terimakasih” Yoongi langsung memeluk Min ahjumma yang disambut oleh Min ahjumma
ahjumma, boleh aku bertemu dengannya. Aku ingin mengucapkan terimakasih kepadanya” kata Suga setelah melepas pelukan mereka.
maaf chagi, ahjumma tak bisa memberitahumu. Dia meminta kami untuk merahasiakan identitas samapi dia sudah mendonorkan jantungnya untuk Yoonra eonnie” terlihat raut kecewa di wajah Suga. Bagaimanapun Suga harus mengucapkan beribu ribu terimakasih telah mengorbannya nyawanya untuk sang eomma.
***
Hari ini adalah hari dimana Yoonra akan dioperasi setelah dia mendapatkan donor jantung dari entah siapa. Dan terlihat disana ada Suga dan Jisan menunggu di balik pintu ruang operasi. Yoongi dan Jisan terus berdoa semoga operasi Yoonra lancar tanpa ada hambatan sedikitmu. Namun ada hal lain yang ada di pikiran Suga. Sampai saat ini Jimin belum bergabung bersama mereka, walau Suga sudah meminta Taheyung untuk mencarinya dan menyuruhnya datang, sampai detik ini perasaan khawatir masih menemani hati Suga
appa, Jimin ada menghubungimu?” tanya Suga akhirnya. Jisan menoleh kearah Suga
tidak, nomornya masih tidak aktif setelah tadi pagi ku telpon. Apa dia meneleponmu?” tanya Jisan balik yang mendapat gelengan dari Suga.
***
Setelah hampir 1 jam, akhirnya lampu merah di atas pintu ruang operasi berubah menjadi warna hijau yang berarti operasi sukses. Jisan yang melihat langsung berdiri dan mencoba menyambut sang istri
Yoongi, bangunlah operasinya selesai” Jisan yang melihat Suga masih tertidur dikursinya langsung membangunkan Suga yang membuat Suga kaget dan cepat cepat bangun untuk menyambut sang eomma
appa operasinya berhasil?” tanya Suga yang mendapat anggukan dari Jisan. Terlihat Suga menangis dan tersenyum. Dia benar – benar bahagia sang eomma masih bisa hidup
aku berjanji eomma akan menjagamu sampai akhir hayatku’ Suga
Pintu terbuka dan keluarlah sebuah ranjang yang di tidurin oleh sang eomma
maaf, Ny. Yoonra belum bisa diganggu” kata sang perawat sangat melihat Jisan dan Yoongi menghampiri ranjang Yoonra.
Tak lama setelah itu keluarlah ranjang kedua yang sudah pastia dalah si pendonor. Namun betapa terkejutnya Yoongi saat melihat taehyung keluar dari sana dan mendorong ranjang kedua
Taehyung, apa yang kau lakukan?” kata Suga menghampiri taehyung. “ taheyung jawab aku” Suga yang tak mendapat jawaban dari Taehyung mengguncang tubuh Taehyung dan mengangkat dagunya yang sedari tadi menunduk. Terlihatlah mata sembab Taehyung dan airmata yang masih setia mengalir di pipinya “ taehyung, kau me-menangis?” tanya Suga yang langsung mendapatkan pelukan dari Taehyung
hyung hiks .. mi .. mianhae .. ak .. aku tidak bisa membawa Jimin pulang” terang taehyung dengan suara paraunya. Suga sedikit bingung dengan apa yang terjadi pada Taehyung. Berjanji akan mencari Jimin dan menyuruhnya pulang, keluar dari ruang operasi Yoonra dan meminta maaf tak menepati janjinya, jangan samapai apa yang Suga khawatirkan terjadi. Suga mendorong Taehyung dan langsung membuka kain penutup yang menutupi wajah sang pendonor dan betapa terkejutnya saat Suga melihat bahwa wajah Jiminlah yang berada disini.
Taehyung katakan bahwa aku salah lihat”
tidak hyung”
katakan jika aku salah melihat Taehyung
tidak hyung”
KATAKAN BRENGSEK”
BUK
Sebuah pukulan berhasil mendarat di pipi Taehyung
arrrgggghhhh jiminnnnnnnn hiks. KENAPA KAU MEMBIARKANNYA MELAKUKANNYA HAH? KENAPA TAEHYUNG”
**FLASHBACK**
BUK
Taehyung memukul pipi Jimin
jangan pernah kau melakukannya bodoh” teriak Taehyung
kau tak tau Taehyung, bagi Suga hyung eommanya adalah segalanya. Kau juga tau kenapa aku dan Suga hyung putus? Karena dia ingin eommanya bahagia Taehyung. Dan, dan aku membuat eommanya sekarat Tae, aku penyebab segalanya. Kumohon biarkan aku mendonorkan jantungku”
aku tidak akan pernah mengijinkanmu”
kenapa? Kenapa kau melarangku? Bukankah ini kesemapatanmu untuk mendapatkan Suga hyung? Kau mencintainya kan?”
BUK
Lagi, Taehyung memukul Jimin lagi
kau bodoh Jimin. Yang dia cintai adalah kau bodoh. Dia hanya mencintamu”
kenapa? Kenapa kau membiarkan dirimu tersiksa hah?”
kau sahabatku jimin, dan aku ingin Suga hyung bahagia. Dan kebahagiaannya adalah bersamamu”
ck, Suga hyung memang hanya mencintaiku. Tapi hidupnya sepenuhnya untuk eommanya. Kau ingin Suga hyung bahagia? Biarkan Yoonra ahjumma tetap hidup. Dan bagaimana caranya yoonra ahjumma tetap hidup? Biarkan aku mendonorkan jantungku untuk Yoonra ahjumma”
** FLASBACK END**
Suga masih setia didepan sebuah kuburan bertuliskan Park Jimin diatas batu nisannya
hyung, hujan akan segera turun”
aku masih ingin disini”
tapi hyung”
biarkan aku disini”
baiklah, aku akan menaruh payung ini disini. Jika hujan pakailah hyung. Jimin tidak menyukaimu jika kau sakit. Dan satu lagi” Taehyung mengeluarkan sebuah surat dan memberikannya pada Suga “ dia menulis ini sebelum dia benar benar meninggalkanmu” Suga melihat dan menerima surat tersebut dan Taehyungpun pergi meninggalkan Suga sendirian
To : my lovely Suga Hyung
Hyung, dalam sekejap air hujan terbentuk didekat mataku begitu juga kau terbentuk. Meski ketika diriku hanya bernafas, aku melihatmu. Sepertinya itu benar, bahwa cinta berkembang seperti mekarnya cherry dan kemudian begitu mudah tertutup. Ini seperti aku sedang bermimpi, kita terbakar seperti kembang api dan tapi hanya abu yang tersisa.
Ini adalah sebuah keputusan yang kau buat sendiri. Tanganmu, tubuhmu, Kehangatanmu lebih panas dari khatulistiwa lalu semuanya menghilang
Karena aku selalu ditempat yang sama di melodi ini, Aku mengulanginya. Di penghujung lagu, diriku mengulangi sendiri lembaran lagu yang telah tertulis ini dan Aku menahan diriku di depan melodi yang telah selesai ini.
Katakan padaku sekarang jika demuanya telah berakhir, biarkan aku tahu hyung. Meskipun aku tahu segalanya sekarang telah berakhir, sehingga mungkin kau tak memiliki perasaan yang tersisa.
Coba katakanlah apapun, Aku hanya ingin tahu hyung. Perasaanku yang tertinggal sedang tertahan didepan hubungan yang telah selesai. Dan biarkan aku pergi dengan perasaan ini. Perasaan yang tak akan pernah mati walau raga telah memisahkan kita
I love you hyung
Saranghae
From : Jimin

THE END

Komentar

  1. yaaa end,,, panjangin dikit lagi dong reaksinya suga gtu chingu,,, keren tau

    BalasHapus
  2. 😨😭😭😭😢🤧😭

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer